author-banner
Gitapuccino
Gitapuccino
Author

Novels by Gitapuccino

Hanya Kamu

Hanya Kamu

9.9
Lumatannya terasa manis. Pelukannya seakan melindungi. Laura bergidik dalam pelukan laki-laki yang bahkan baru dikenalnya dalam hitungan bulan. Seakan ia telah terjebak dalam permainannya sendiri. "Kenapa kamu menciumku?" tanya laki-laki itu. "Entahlah," jawab Laura lirih. "Dan kenapa kamu malah membalas ciumanku itu?” Laki-laki itu berpikir sejenak sembari menatap manik mata di depannya. "Aku hanya mengikuti naluri, La. Dan naluriku menginginkannya lebih.” Tidak ada yang tahu skenario apa yang sebenarnya Laura dan Abraham persiapkan. Awalnya mereka menolak dijodohkan, tapi endingnya mereka berdua malah menyepakatinya. Mereka akhirnya menikah. Tanpa debat. Juga tanpa paksaan. Tapi bagaimana jika perbedaan mencolok keduanya malah membuat mereka tanpa sadar saling bergantung satu sama lain? Ketika masa lalu Abraham hadir kembali dan membutuhkan sebuah pertanggungjawaban, Laura dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit. Mempertahankan atau melepaskan?
Read
Chapter: 10. Deal!
Kesepakatan yang terjadi di antara Laura dan Abraham akhirnya terlaksana siang ini di hari Minggu setelah sehari sebelumnya Abraham mengabarinya via Whatsapp. Laura berulang kali membetulkan letak pakaian yang melekat di tubuh semampainya, dan berharap ia tidak salah memilih pakaian. Salahkan Abraham yang tidak memberinya masukan tentang busana apa yang pantas ia kenakan saat bertemu dengan Bundanya nanti—membuat Laura harus putar otak memilah pakaian yang ada di lemarinya saat ini.“Mau pakai pakaian apa saja terserah. Asalkan nggak telanjang.” Begitu balas Abraham tadi. Di
Last Updated: 2020-11-16
Chapter: 9. Ide Gila
Laura melenggang masuk ke dalam sebuah resto tempat di mana ia membuat janji. Seseorang melambaikan tangan ke arah Laura seolah memberitahunya ke mana meja yang harus ia tuju. Abraham meneliti Laura dengan sebelah alisnya yang terangkat.“Telat tiga puluh menit,” kata laki-laki itu ketika Laura meletakkan bokongnya di kursi. “Aku paling nggak suka menunggu orang tukang ngaret begini,” tambahnya lagi.
Last Updated: 2020-11-14
Chapter: 8. Rasanya Seperti Permen
Abraham memaki dirinya. Ia tidak menyangka jika keputusannya membatalkan perjodohan waktu itu berimbas negatif pada keluarganya. Suasana seisi rumah tidaklah sama lagi seperti sebelumnya. Begitu banyak perubahan yang terjadi, termasuk pada Bundanya. Bunda masih mogok bicara padanya sampai sekarang. Mau sekeras apapun Abraham berusaha meminta pengertian, Sang Bunda tetap tidak bergeming sama sekali. Bunda bahkan seolah-olah tidak menganggap Abraham ada di rumah. Mau ia pulang atau tidak, Bunda tidak peduli. Benar-benar hebat daya pikat dari perempuan bernama Laura Wilona untuk Bunda.
Last Updated: 2020-11-14
Chapter: 7. Sentuhan
Freya tidak kuasa menahan tawanya. Ia sama sekali tidak menyangka jika sahabatnya yang cantik itu diberikan julukan ‘Perempuan Alien’ oleh mantan calon suaminya. Laura tertegun memandang Freya yang masih tergolek lemas memegangi perutnya yang mendadak kram akibat terlalu banyak tertawa. Pertemuan Laura dengan Abraham waktu lalu meninggalkan kesan mendalam untuknya. Laura benar-benar tidak menyangka jika dokter tampan itu ada di tempat kejadian. Entah disengaja atau tidak.“Sumpah deh, La. Aku jadi penasaran seperti apa sosok Dokter Abraham itu. Kocak banget Dokter satu itu.
Last Updated: 2020-11-14
Chapter: 6. Ketemu Dia Lagi
Rutinitas Laura kembali seperti sedia kala. Tidak ada obrolan lanjutan mengenai pembahasan perjodohan di rumah. Bahkan Mama dan Papa juga tidak memaksakan kehendak mereka lagi pada anak semata wayangnya. Sepertinya tindakan Laura hari itu telah membuka mata kedua orangtuanya. Laura teringat apa yang Mama dan Papa katakan.“Mama sayang sama kamu, La. Mama hanya ingin yang terbaik untukmu. Mama nggak mau kamu salah langkah. Tapi nyatanya Mama yang selama ini telah salah langkah.”
Last Updated: 2020-11-10
Chapter: 5. Pertemuan (2)
Tepukan pada bahunya membuat Abraham memalingkan wajah sejenak. Galileo menaikkan sebelah alisnya sembari menatapnya penuh heran. “What’s up, Bro? Dari pagi itu kerutan di dahi nggak surut-surut. Ada masalah?”Abraham tidak berkomentar apa-apa. Karena sekali ia membuka mulut untuk Galileo, maka sama ha
Last Updated: 2020-11-08
After We Kissed (Indonesia)

After We Kissed (Indonesia)

Lumatannya terasa manis. Pelukannya seakan melindungi. Laura bergidik dalam pelukan laki-laki yang bahkan baru dikenalnya dalam hitungan bulan. Seakan ia telah terjebak dalam permainannya sendiri. "Kenapa kamu menciumku?" tanya laki-laki itu. "Entahlah," jawab Laura lirih. "Dan kenapa kamu malah membalas ciumanku itu?” Laki-laki itu berpikir sejenak sembari menatap manik mata di depannya. "Aku hanya mengikuti naluri, La. Dan naluriku menginginkan lebih.” Tidak ada yang tahu skenario apa yang sebenarnya Laura dan Abraham persiapkan. Awalnya mereka menolak dijodohkan, tapi endingnya mereka berdua malah menyepakatinya. Mereka akhirnya menikah. Tanpa debat. Juga tanpa paksaan. Tapi bagaimana jika perbedaan mencolok keduanya malah membuat mereka tanpa sadar saling bergantung satu sama lain? Ketika masa lalu Abraham hadir kembali dan membutuhkan sebuah pertanggungjawaban, Laura dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit. Mempertahankan atau melepaskan?
Read
Chapter: 1. Laura Wilona
Hingar bingar gemerlapnya dunia malam benar-benar membuat pusing yang dirasa Laura sejak siang kian menjadi-jadi. Semua ini karena obrolannya bersama Sang Mama lewat telepon yang membuat Laura tidak bisa tidur hampir semalaman. Padahal besok harinya ia harus datang ke kantor lebih pagi dari biasanya. Perkataan Mama bagaikan bom Hiroshima dan Nagasaki yang meluluh lantakkan gendang telinga.
Last Updated: 2020-10-20
IN Between (Indonesia)

IN Between (Indonesia)

10
Tak ada gading yang tak retak. Tak ada cinta yang tak patah. Sama halnya dengan hidupnya. Laki-laki itu menunggunya. Perempuan itu dicintai sedemikian besarnya hingga membuat siapa saja merasa iri. Sungguh beruntungnya perempuan itu. Betapa bahagianya perempuan itu. Tapi nyatanya perempuan itu memilih untuk pergi. Perempuan itu memilih mundur dari cintanya sendiri. "Aku mencintainya hingga dada ini terasa terbelah. Tapi kenapa dia pergi tanpa memberikan alasan yang pantas? Padahal aku bisa menerima semuanya, tapi kenapa dia tetap pergi?” __Tobias Chandrawinata__ "Dia tidak jujur, aku pun demikian. Kita sama-sama perlu waktu untuk menata ulang rasa ini. Dia mungkin bisa menerima, tapi aku? Aku terbebani.” __Rubiena Mahendra__
Read
Chapter: Chapter 21 : Meet Y*u
Yogyakarta menjadi salah satu tujuan yang sengaja dipilih Rubie untuk menyendiri. Setelah memberikan uang fee pada petugas yang mengantarkan mereka menuju kamar villa, Rubie meletakkan tas yang sedari tadi menempel dipundaknya di atas me
Last Updated: 2020-11-06
Chapter: Chapter 20 : Flashback Part 2
Hidup itu adalah sebuah pilihan. Terdengar mudah, kan? Tapi nyatanya tidak. Memilih tidak semudah itu untuk Rubie. Keinginan terdalamnya tidak semudah itu dikabulkan oleh Sang Maha Kuasa. Setelah peristiwa naas itu, kehidupan Rubie tidaklah sama. Ia menutup semua komunikasi dengan siapapun. Rubie bahkan tidak sudi bertatapan muka dengan lawan jenis. Tragisnya lagi ia akan menjerit dan berteriak membabi buta apabila anggota tubuhnya tidak sengaja disentuh. Bahkan yang lebih ekstrimnya, Rubie pernah mencoba bunuh diri dengan menyayat nadinya berulang kali. Tidak hanya sekali, tapi berulang kali. Sampai-sampai pihak rumah sakit harus mengikat kedua tangannya di tempat tidur.
Last Updated: 2020-10-29
Chapter: Chapter 19 : Flashback Part 1
Perpustakaan kampus tampak sepi pengunjung hari ini. Cuaca di luar yang terlihat mendung sangatlah wajar hingga membuat siapapun malas dan memutuskan betah di kosan masing-masing. Namun tidak berlaku dengan mahasiswa tahun akhir seperti Rubie. Hari itu Rubie harus kembali meminjam buku referensi untuk tambahan materi penelitiannya kelak. Rubie meregangkan punggungnya yang lelah. Sedari pagi hingga petang, tidak ada satu paragraf pun yang berhasil ia ketik di layar notebook. Rasanya tumpukan buku yang telah dipilahnya jauh-jauh hari itu kurang memuaskannya. Namun hari sudah terlanjur sore dan sebentar lagi ia pasti akan disuruh pulang oleh kakak penjaga perpustakaan. Rubie menenteng beberapa buku dalam pelukannya dan secepatnya pergi meninggalkan perpustakaan. Rubie menoleh ke belakang. Beberapa laki-
Last Updated: 2020-10-29
Chapter: Chapter 18 : Confession
Pintu apartemen Rubie tidak terkunci. Sedangkan Rubie tidak berada di tempat. Berulang kali Tobias mencoba menghubungi ponselnya, tapi tidak bisa. Ponsel Rubie dalam keadaan tidak aktif. Sungguh aneh. Rubie yang terkenal selalu teliti dalam hal apapun itu bisa-bisanya sampai lupa mengunci pintu. Tobias mencoba membuka pintu kamar mandi.Terkunci? Batin Tobias.
Last Updated: 2020-10-27
Chapter: Chapter 17 : Tobias's Bad Feeling
Tobias menatap ponselnya berulang-kali. Tidak ada telepon serta pesan Whatsapp satu pun dari Rubie. Mereka berdua memang memutuskan untuk break sejenak seperti kesepakatan yang mereka buat minggu lalu. Tapi, tanpa pesan satu pun? Sepertinya sedikit keterlaluan bagi Tobias. Tipikal mudah khawatir dan posesif seperti Tobias pastinya akan sangat tersiksa sekali melewati satu hari tanpa kabar dari Sang Pujaan Hati. Sedangkan Rubie, sepertinya bukanlah tipikal perempuan yang akan peka dengan perasaannya jika tidak diberitahu terlebih dahulu.
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Chapter 16 : Rubie's Bad Feeling
Pemandangan yang disuguhkan kedua matanya kemarin benar-benar sulit untuk Arvino percayai. Arvino mengenali siapa sosok perempuan yang hendak ia temui sore itu. Rencananya sore itu Arvino ingin mengajak Rubie jalan-jalan sembari membahas hal yang sempat tertunda oleh keduanya. Namun apa yang Arvino lihat? Perempuan pujaannya itu tengah digandeng masuk ke dalam sebuah mobil jenis sporty yang melaju melewati mobil miliknya. Tanpa sadar Arvino mengikuti ke mana mobil di depannya melaju. Bahkan ketika mobil yang ia ikuti memasuki area parkiran sebuah Mall, Arvino pun masih setia mengikuti.
Last Updated: 2020-10-24
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status