LOGINTasya harus melupakan Ershad karena lelaki itu hanya menganggapnya sebagai teman, dia harus melupakan rasa cintanya yang telah bertahun-tahun. Disisi lain, Aqil terus berusaha mendekati Tasya dan merebut hatinya, apakah Aqil berhasil?
View MoreMatahari hari ini bersinar cerah, kali ini aku telah mempersiapkan diri untuk dapat menatap Ershad, menghadapi kenyatan bahwa aku hanyalah adik baginya, umur kita tak jauh beda, hanya berbeda 1 tahun 1 bulan dan 1 hari. Aku lahir pada bulan Juni tanggal 19 tahun 1999 dan Ershad lahir pada tanggal 20 Mei tahun 1998. Mungkin hari ini adalah hari pertamaku untuk mampu memulai kembali jalani hari-hariku, entah dengan atau tidaknya Ershad. Seminggu ini setelah kejadian yang mampu membuatku seperti berada di roller coaster membuatku dewasa, cinta gak selamanya harus terbalas, kita boleh mencintai, kita boleh menyayangi tapi kita nggak bisa memaksakan hati orang lain. Seperti cintaku pada Ershad yang penuh teka-teki, yang berujung pada jawaban
“Tasya.. bangun sayang.. ayo makan dulu, kamu dari kemarin belum makan lo.. diet boleh tapi jangan gak makan kaya gini.”"Iya Mah.. tapi Tasya belum mood buat makan."
“Sya, kamu belum makan sama sekali lo dari tadi,” panggil mama dari luar kamarNtah, sudah berapa kali aku mengacuhkan semua panggilan, aku tak bergeming dari tempatku dari tadi, handphone aku mati
“AAAHH Berat badanku naiiik!” ucapku sambil mencubit-cubit lipatan di perutku“Kamu kenapa sih teriak teriak gitu?” balas mama saat mengolesi roti selai untuk sarapan kita