Home / All / Cute, but psycho / Bagian enam belas

Share

Bagian enam belas

Author: monggosee
last update publish date: 2020-09-02 14:55:34
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Cute, but psycho    Bagian tujuh belas

    t Nina terbangun, ruang kosong di sampingnya membuktikan bahwa cowok itu benar-benar telah pergi. Nina pergi ke sekolah lebih cepat hari itu, karena jam pertama ada ulangan kimia.Alis Nina berkerut saat melihat Sheila sudah berada di kelas, namun dengan seorang laki-laki di sampingnya. Saga. Nina tau cowok itu, Saga selalu peringkat kedua, bisa dibilang lawannya dalam bidang akademik.Saga juga teman si setan Shaka, mereka selalu terlihat berdua. Nina tidak tau bahwa Sheila punya hubungan sedekat itu dengan Saga.Melihat kedatangan Nina, Saga menjauhkan tubuhnya dari meja, memberi jalan agar Nina bisa duduk ke bangkunya. Mata mereka bertemu, namun secepat angin, mereka membuang muka.Entah ini hanya perasaan Nina atau memang benar, Sheila tampak salah tingkah dengan kedatangannya. Kenapa juga dia? Malu gue pergokin pacaran? Padahal baru kemarin bilang suka si setan? Namun, pada

  • Cute, but psycho    Bagian enam belas

    t Nina terbangun, ruang kosong di sampingnya membuktikan bahwa cowok itu benar-benar telah pergi. Nina pergi ke sekolah lebih cepat hari itu, karena jam pertama ada ulangan kimia.Alis Nina berkerut saat melihat Sheila sudah berada di kelas, namun dengan seorang laki-laki di sampingnya. Saga. Nina tau cowok itu, Saga selalu peringkat kedua, bisa dibilang lawannya dalam bidang akademik.Saga juga teman si setan Shaka, mereka selalu terlihat berdua. Nina tidak tau bahwa Sheila punya hubungan sedekat itu dengan Saga.Melihat kedatangan Nina, Saga menjauhkan tubuhnya dari meja, memberi jalan agar Nina bisa duduk ke bangkunya. Mata mereka bertemu, namun secepat angin, mereka membuang muka.Entah ini hanya perasaan Nina atau memang benar, Sheila tampak salah tingkah dengan kedatangannya. Kenapa juga dia? Malu gue pergokin pacaran? Padahal baru kemarin bilang suka si setan? Namun, pada

  • Cute, but psycho    Bagian lima belas

    pingnya membuktikan bahwa cowok itu benar-benar telah pergi. Nina pergi ke sekolah lebih cepat hari itu, karena jam pertama ada ulangan kimia.Alis Nina berkerut saat melihat Sheila sudah berada di kelas, namun dengan seorang laki-laki di sampingnya. Saga. Nina tau cowok itu, Saga selalu peringkat kedua, bisa dibilang lawannya dalam bidang akademik.Saga juga teman si setan Shaka, mereka selalu terlihat berdua. Nina tidak tau bahwa Sheila punya hubungan sedekat itu dengan Saga.Melihat kedatangan Nina, Saga menjauhkan tubuhnya dari meja, memberi jalan agar Nina bisa duduk ke bangkunya. Mata mereka bertemu, namun secepat angin, mereka membuang muka.Entah ini hanya perasaan Nina atau memang benar, Sheila tampak salah tingkah dengan kedatangannya. Kenapa juga dia? Malu gue pergokin pacaran? Padahal baru kemarin bilang suka si setan? Namun, pada hakekatnya Nina orang yang tidak pedu

  • Cute, but psycho    Bagian empat belas

    sampai membuat hidung cowok itu berdarah, Nina masih kesal. Apalagi reaksi Shaka setelahnya malah tertawa terbahak-bahak. Membuat Nina benar-benar sudah yakin bahwa cowok itu orang gila.Dengan hidung yang sudah bercucuran darah, Shaka masih bisa tertawa sebesar itu tanpa meringis.Sejujurnya, Nina ingin mengobatinya, namun dia melupakan keinginan itu saat mengingat betapa kurang ajarnya seorang Shaka. Nina pernah bilang bahwa dia membenci romantisme? Ciuman salah satunya. Lebih buruk, Shaka yang mengambilnya.Dengan amarah yang masih berkumpul dalam dada, dia masuk kedalam rumahnya. Langkah kaki Nina sempat terhenti melihat Papanyaa tengah berjalan menuju ruangan kerjanya.Pria itu juga menyadari gadis itu dan menoleh. Nina cukup terkejut saat Papanya mendekat. "Kamu baru bertemu Shaka?" tanya pria itu. Dengan wajah kaku dan datar seperti biasa.Nina tidak percaya bahwa telinganya menangk

  • Cute, but psycho    Bagian tiga belas

    rPerihal yang harus di patuhi dan dilakukan pihak kedua. 1. Setelah pertunangan, tidak boleh memaksa untuk mengikat hubungan lebih dari itu sebelum pihak pertama menyelesaikan pendidikan kedokterannya. 2. Pihak kedua tidak boleh melakukan kontak fisik pada pihak pertama. Hanya diperbolehkan jika benar-benar dibutuhkan dan tidak boleh melewati batas serta izin pihak pertama. [INGAT! SAAT BENAR-BENAR DIBUTUHKANNYA!]3. Pihak kedua dan pertama membebaskan kedua belah pihak untuk menjalin hubungan dengan orang lain. 4. Pihak kedua tidak diperbolehkan memberitahukan kepada siapapun tentang pertunangannya dengan pihak pertama. 5. Pihak kedua DIWAJIBKAN membantu pihak pertama dalam segala hal yang bertujuan un

  • Cute, but psycho    Bagian dua belas

    na menatapnya tajam. "Lo jelas tau apa yang gue mau. Gue mau pertunangan kita batal."Cowok yang duduk berhadapan dengan Nina, menyedot minuman coklat kesukaannya. Lalu menatap Nina dengan senyum manis. "Dan lo tau maunya gue kan, Yang?"Nina memijat pelipisnya. "Susah negosiasi sama lo."Shaka hanya menyeringai. Pulang sekolah, Nina memintanya untuk pergi ke suatu tempat, untuk melakukan negoisasi. Cowok itu mau-mau saja tentunya.Mereka pergi ke mall, duduk disalah satu stand minuman."Shaka," untuk pertama kalinya, Shaka mendengar namanya disebut Nina dengan nada selembut itu. "Gue orang yang punya ambisi besar. Gue punya angan-angan yang tinggi, ikatan dengan seseorang di umur gue yang masih muda, bakal menghambat masa depan gue." ucap Nina sungguh-sungguh.Shaka menatap gadis itu. "Kalau lo nggak mau kenapa nggak nolak? Gue pun nggak memaksa 'kan?" s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status