LOGINMenjadi mesin pembunuh membuat Felicia tumbuh menjadi gadis pendiam dan tertutup, gadis cantik bermata biru dan berhidung mancung yang mempunyai kecantikan diatas rata-rata seorang wanita. Masa lalu yang pahit menjadikan Felicia menjadi wanita yang tak tersentuh. Kemampuannya dalam bertarung membuat Felicia dijuluki sang Devil hunter. Semuanya berubah saat dia bertemu dengan Leif Vidar, laki-laki yang sudah merenggut segalanya yang dimiliki oleh Felicia.
View MorePagi yang cerah untuk seorang Leif, karena bisa memeluk wanita yang sudah mencuri perhatiannya. Leif juga sangat senang saat Felicia tanpa sadar tidur sambil memeluk Leif dan bersandar di dada bidang milik Leif. Leif sudah terbangun lebih dulu saat Felicia mulai menggerak-gerakkan tubuhnya, membuat junior Leif menegang.
Pagi yang indah dengan ditemani suara burung-burung yang saling bersahutan. Felicia masih terlalu nyaman dengan tidurnya. Ia semakin merapatkan selimutnya di tubuhnya. Entah kenapa, beberapa hari ini ia merasa malas untuk beraktifitas. Ia lebih sering menghabiskan waktunya di dalam kamar dan ruang latihannya. Sudah satu bulan lebih sejak kejadian ia tidur dengan Leif, Felicia tidak pernah lagi bertemu dengan Leif. Hari-hari Felicia tetap seperti sebelumnya, tidak ada perbedaan sama sekali. F
Malam semakin larut, dentuman suara musik, semakin membuat siapa saja ingin bergoyang mengikuti irama musik yang mengalun indah. Sang DJ benar-benar memanjakan telinga siapa saja yang mendengarnya.
Felicia melajukan mobilnya dengan kecepatan standart, menembus jalanan kota Stockholm, menuju ke perusahaan milik Alehandro, yang nantinya akan ia ambil alih. Felicia menikmati perjalanannya, sambil memikirkan kebenaran yang selama ini ia tutupi dari Alehandro, Felicia menghela nafas panjang, dan mengeluarkannya secara perlahan. Mengurangi beban yang ia pikul selama ini sendiri, beban hati dan fikiran, yang benar-benar membuat Felicia hidup dalam dunianya sendiri. Felicia se