LOGINYura tahu jatuh cinta dengan kakaknya sendiri adalah dosa besar. Tetapi ia tidak peduli. Bahkan saat seisi dunia menentangnya pun ia tidak peduli. Yang harus ia relakan dari tindakannya adalah kehilangan Sehun hingga membuat ia putus asa. Disaat ia telah menyerahkan hati, jiwa dan raganya Sehun justru menghilang bak ditelan bumi. Setelah bertahun-tahun lamanya Sehun kembali dan menawarkan biaya pengobatan ayah mereka yang sudah tidak sanggup lagi Yura tanggung. Ada harga yang harus Yura bayar. Sehun memintanya menjadi simpanannya. Haruskah Yura menolaknya meskipun itu melukai harga dirinya? Kenyataanya, hati Yura masih setia memanggil nama Sehun disaat semuanya tak lagi sama.
View MoreYura berlari menyusuri lorong rumah sakit. Ia ingin menjerit bahagia. Akhirnya penantian dan doa nya terjawab. Ayahnya sudah pulang dan akan segera sadar.“Yura kenapa berlari?” Suara suster yang begitu akrab menyapa Yura.Yura menghapus air matanya dengan sembarangan. Ia terharu. Sehun mungkin membenci ayahnya namun pria itu tetap tidak menolak untuk membiayai operasi ayahnya.
Yura masih mengingat percintaan mereka di minggu malam tersebut. Yura heran. Kenapa gairah Sehun tidak pernah redup? Seolah Sehun tidak pernah lelah untuk bercinta dengannya. Sehun tidak tahu saja gairahnya membuat Yura kerepotan menghadapinya. Yura memukul kepalanya pelan.Sadarlah, Yura. Kau sedang bekerja sekarang.
Yura masih sibuk dengan omletnya saat merasakan pelukan Sehun dari belakang. Ia ingin menghindar namun pelukan erat Sehun terasa menekangnya. Yura ingin protes karena ia butuh untuk berbalik mengambil piring jika tidak ingin omletnya menjadi gosong.“Apa yang kau masak pagi ini?” Sehun menelusuri leher jenjang Yura. Yura menggeliat geli dan kesempatan itu Sehun gunakan untuk membuat tanda lagi. Padahal tanda kemarin masih terlihat jelas di leher Yura.
Yura tidak tahu jika lingkungan apartemen Sehun memiliki taman yang cukup asri. Jika Yura tahu sudah sejak lama maka ia akan selalu datang kesini setiap sorenya. Yura berdeham. Ia duduk ke kursi taman.Sekarang masih pikul enam kurang. Mbak Angel menutup tokohnya lebih cepat karena ia memiliki urusan mendadak. Ahh.. Yura jadi malu. Dua hari yang lalu ia terlambat bekerja dan sampai hari ini ia masih belum mengganti jam kerjanya.




![Menikah Dengan Pelacur [Indonesia]](/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)
