LOGINSejak kecil Liana harus menerima siksaan dan pelecehan yang dilakukan oleh orang tuanya. Mereka berdalih, jika siksaan itu adalah bentuk hukuman atas kesalahan yang Liana lakukan. Kekerasan fisik yang diterima Liana perlahan mengubah gadis remaja itu menjadi seorang monster yang membunuh kedua orang tuanya.
View MoreCafe tepi sungai yang menjadi tempat favorit Raksi dan Pandu bertemu, selalu membawa cerita yang tidak terduga.Mereka telah lama tidak mengunjungi cafe, secara tidak sengaja bertemu dengan teman-teman Liana. Para remaja itu tidak pernah menduga akan bertemu dan bisa mengobrol dengan kedua orang yang saat
Cafe tepi sungai yang menjadi tempat favorit Raksi dan Pandu bertemu, selalu membawa cerita yang tidak terduga.Mereka telah lama tidak mengunjungi cafe, secara tidak sengaja bertemu dengan teman-teman Liana. Para remaja itu tidak pernah menduga akan bertemu dan bisa mengobrol dengan kedua orang yang saat
Riuh suara gergaji mesin, memekakkan telinga Ahkam, nyalinya ciut, melihat Liana mengayunkan benda bergerigi tajam itu ke sana kemari. Gadis remaja yang sudah hilang rasa kemanusiaan, tertawa riang melihat bias ketakutan di mata ayahnya.“Tenang, Papa. Aku tidak akan memotong tubuhmu dengan gergaji ini,” senyum
Apa yang telah kau berikan pada sebuah benih kecil, akan melekat kuat dalam ingatannya yang baru tumbuh. Rasa asam, manis, dan pahit sekali pun akan ditelan tanpa penolakan. Namun, ia mengingat untuk tiap rasa tersebut dan akan memberikannya kembali padamu.Ahkam dan Namla telah menanamkan kebencian, kemarahan,