Share

BAB 10

last update Petsa ng paglalathala: 2020-11-04 11:40:04
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 14

    “Kenapa kau tiba-tiba kabur?” Ucap Alice sembari mengikuti langkah Adam menuju ruang gudang tempat Arya mengurung dirinya.“Aku akan menemui kakakku.” Jawab Adam singkat. “Kalau begitu pelan-pelan saja kali ku sakit. Hei,,,hei,,hei!” Pinta Alice yang tak berhenti berceloteh kepada Adam.Teriakan terakhir nya berhasil membuat Adam berhenti berjalan. “Jangan membuat ku marah, nanti aku bisa meledak.” Terang Alice berharap Adam mengasihinya.“Mangkanya aku ajari metode itu.” Jawab Adam dengan sabar. “ Itu tidak akan berhasil untukku.maka kau harus menjadi tuas pengamanku.” Alice dengan tegas berkata seperti memaksa Adam untuk memenuhi pintany akali ini.“Apa?” Adam berkat

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 13

    “Wah saat cemberut seperti ini, wajahmu mirip sekali dengan ibumu. Ibu bukan hanya pandai menulis tapi juga sangat cantik dan seks. Kau sangat mirip dengan ibu mu.i” Tangan Alice seketika melayang pertanda ingin menggapai mulut Atos.Belum sempat tangan Alice mengenai Atos lagi- lagi, Adam berusaha menahannya.”Tutup mulutmu dan pergilah!”“wah, keadaan semakin menarik, kau harus lebih berhati-hati. Ibumu yang penulis novel terkenal, tiba-tiba di kabarkan meninggal. Dan ayahmu yang merupakan arsitek terkenal, tiba-tiba masuk rumah sakit jiwa. Lantas aku penasaran bagaimana nasibmu nanti ya?” Dengan perkataan yang menanam pada Alice, Atos berkata-kata seolah tanpa dosa mengucapkannya.“Setiap kali berurusan dengan wanita ini, kau akan merasakan akhir yang buruk, i

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 12

    Arya yang masih ke panikan dengan trauma masa lalunya terbanyang seketika di kepalanya, seperti cuplikan film di kepalanya.Segera membuka pintu masuk Adam menenangkan Arya."Dai menjambak rambutku.""Tenanglah, maafkan aku.""Aku tidak apa-apa.""Ya. Kau baik-baik saja. Maafkan aku." Menenangkan Arya di pelukannya dengan bungkusan jekat hitam yang Adam sungkupkan di atas kepala Arya, agar membuatnya merasa lebih aman."Aku sudah baik-baik saja sekarang.""Tenanglah." Kilauan lampu kamera dari wartawan yang menghadiri acara penerbitan buku Alice , bersautan sama lain untuk bere

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 11

    Di pagi hariHari ini merupakan hari penerbitan buku dongen Alice yang ke-4, Arya sangat menantikan hari ini.Pukul 06.00 dini hari Arya telah siap-siap untuk ikut menghadiri acara peluncuran buku dongen Alice.Air yang mengalir dari ujung rambut merambat ke seluruh tubuh Arya, berpadu dengan lagu yang selalu dinyanyikannya."Ya ampun Bram. Ayolah anggkat telpon dari ku." Tangan Adam yang menggenggam ponsel bolak-balik di letakkan di dekat telinganya.Namun tetap saja panggilan dari Adam tak di terhiraukan oleh Bram.Di kedai ayam milik Bram, terlihat tubuh Bram yang terlelap di atas deretan kursi, masih mengigau menyebut nama Kanza. S

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 10

    *Adam Atmaja*Di masa silam."Ibu,,,ibu,,ibu bangun ibu. Adam mau tinggal sama siapa lagi Bu." Air mata dan terikan tanpa kerelaaan terus dilontarkan oleh bocah kecil itu. Sesosok manyat yang terbujur kaku dihadapannya enggan untuk membuat bocah itu terdiam.Arya yang pada saat kejadian itu sedang bersama ibunya. " Merpati hitam itu telah membunuh ibu kita. Dia membunuhnya! Aku melihatnya." Kata-kata Arya dengan setengah sadar.Karena kondisi mentas Arya yang memiliki keterbatasan, membuatnya tidak mampu bersaksi atas kematian ibunya.Arya terus-menerus mengatakan merpati hitam yang telah membunuh ibunya, tentu saja itu tidak bisa memuat bukti yang kuat saat interogasi oleh polisi.

  • SWEET BUT PSYCHO   BAB 9

    *Adam Atmaja*Dengan tangannya yang belum sempurna sembuh, Adam tetap berusaha bekerja untuk menghidupi kakaknya.Adam mulai melakukan kerja paruh waktu, setelah beberapa hari yang lalu di pecat dari rumah sakit tempat ia bekerja.Mengangkat kardus-kardus besar berwarna biru, otot Adam yang kekar itu terlihat semangat untuk bekerja."Dia baik-baik saja, mengekploitasi tubuhnya untuk bekerja." Ucap salah satu karyawan lelaki paruh baya itu sangat suka dengan semangat kerja Adam.Adam yang mendorong kardus terlalu keras saat menyusunnya di mobil. membuat luka pada tangannya menembus sapu tangan yang dia kenakan."Apa kau terluka anak mud

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status