ВойтиHidup Yun Xiaowen, calon ratu Kerajaan iblis berubah menjadi mimpi buruk tatkala bertemu dengan Kaisar Liuu Qiang Wen, kaisar pemimpin manusia yang dingin namun mematikan berjuluk Raja Racun. Hidupnya bertambah pahit setelah pria tersebut membunuh kedua orangtuanya dan menikahinya bukan karena cinta melainkan sebuah ambisi besar untuk menguasai tujuh dunia besar. Akankah Yun Xiaowen sanggup melaksanakan ambisi yang diimpikan Liuu Qiang Wen? Atau cintalah yang membekukan semuanya?
Узнайте больше***Tak ada raut bahagia apalagi senyum yang terpancar di wajahnya. Pernikahan itu meskipun dibuat begitu luar biasa namun Nona Yun menganggapnya hanyalah sebuah pagelaran gila yang hanya akan mengikatnya makin kuat. Semakin ia terikat semakin erat pula ia tidak bisa keluar dari pusaran permainan sang kaisar Qiang.Langkahnya berat, berjalan pelan menuju ke kamar lamanya. Namun sesampainya di depan pintu, penjaga kamar dengan sigap menyilangkan pedang di depan pintu. Tindakan mencolok itu cukup membuat Nona Yun mencuramkan alis, ia tidak suka dengan tindakan sang penjaga."Kenapa kalian berbuat seperti itu padaku? Aku ingin istirahat, sekarang ijinkan aku masuk!" perintah Nona Yun dengan tegas membuat kedua penjaga membungkuk hormat tanpa berusaha menurunkan pedangnya yang menyilang."Ampun Yang Mulia, hamba hanya menjalankan perintah Yang Mulia Kaisar untuk menutup semua kamar untuk Anda," jawabnya takut dan bergetar
***Genderang terdengar ditabuh bertalu-talu pertanda bahwa perayaan hari pernikahan sang kaisar resmi dimulai. Hari itu istana dijaga dengan begitu ketat, semua tamu istana diperiksa dengan begitu teliti dan tanpa kesalahan sedikitpun. Mengingat hari ini adalah hari pernikahan sang kaisar dengan gadis pilihannya, pesta pun dibuat semeriah mungkin dengan jangka waktu hampir 7 hari 7 malam.Seluruh kerajaan yang berada dibawah kuasanya mendapatkan undangan yang serupa, mereka diundang untuk menjadi tamu agung di istana Bumi Qiang.Sementara itu sang mempelai pria nampak dihias di ruangan pribadinya yang serba gelap, ia terlihat sangat senang meskipun ia tidak mengatakan apa yang tengah dirasakan sekarang."Panglima Xue, bagaimana dengan riasanku? Apakah masih ada yang kurang?" tanya sang kaisar pelan sembari menatap pantulan diri di cermin besar.Panglima Xue yang menemaninya segera membungkuk dalam la
***Ketika istana masih disibukkan dengan berbagai persiapan menjelang pernikahan sang Kaisar, Nona Yun terus dipaksa untuk merawat diri, dipingit dan hal aneh lainnya yang tentunya tidak disukai olehnya.Hari ini Nona Yun dipaksa tinggal di kediamannya dan menikmati perawatan khusus yang diberikan pelayan kepadanya. Ia terus mendongkol ketika sang pelayan memaksa untuk mengecat kuku-kukunya dan merawat tubuhnya agar terlihat lebih menarik lagi di hari pernikahannya nanti."Aku heran apa kalian tidak lelah terus mengurusiku sepanjang hari." celetuk Nona Yun membuang muka ke arah jendela kamar."Nona Yun kami hanya menjalankan tugas dari Yang Mulia Kaisar, kami mohon jangan memarahi kami seperti itu." ucap sang pelayan dengan mimik wajah sedih sambil terus mengecat kuku Nona Yun serapi mungkin."Sebenarnya aku tidak suka diperlakukan seperti ini, pelayan. Ini terlalu berlebihan untukku." dengus Nona Yu
****Nafas Nona Yun naik turun, ia menyeka peluhnya yang menetes di dahi. Sialan! Umpatnya dalam hati. Meskipun bukan yang pertama kalinya Kaisar Qiang Wen memperlakukan dirinya seperti itu tetap saja Nona Yun harus menahan rasa kesal dan bencinya karena harus rela diperlakukan seenaknya sendiri.Masih ada rasa risih di hatinya ketika ia harus menerima setiap ciuman sang kaisar, ada rasa tak menentu ketika setiap inci dari tubuhnya dijamah. Sialan! Makinya lagi dalam hati.Nona Yun memasuki kamarnya setengah membanting pintu, jantungnya tak berhenti berdebar kencang seusai berlari melepaskan diri dari sang kaisar. Dia duduk di depan cermin, menatap dirinya dengan teramat kesal. Jemari mungilnya ia genggam erat-erat seakan menahan geram."Pria mesum itu selalu memperlakukanku seperti pelacur, dasar! Tapi kenapa aku tak punya kekuatan untuk melawannya? Tak ada yang hilang dari tubuhku. Aku masih memiliki cakar, taring d





