Home / Lahat / Tukar Janin / MULAI MENJADI

Share

MULAI MENJADI

Author: Anna secil
last update Petsa ng paglalathala: 2020-10-11 17:51:16

Perempuan itu berbicara,"Mas, bagaimana ini kalau sampai minggu depan habislah aku sama istrimu,"

"Tenang sayang kita biarkan dulu dia bersenang-senang dengan anaknya nanti kita akan jadikan tumbal, Aku pun bosan hidup miskin bersamanya, belum lagi keponakan ku yang bodoh itu, bisa-bisanya di perkosa dan sekarang mati bunuh diri," ungkap Paman Ratmi.

Ratmi pun kesal mendengarnya meski si Paman adalah keluarga kandungnya tetapi istri pamannya Ratmi yang lebih menyangi Ratmi. setelah pamannya pulang Ratmi menyusun rencana untuk menjadikan paman dan selingkuhannya sebagia tumbal.

Keesokan harinya Ratmi meminta ijin untuk membalaskan dendam bibinya ke pada Pak Kun dia meminta mengganti nama tumbal paman dan selingkuhannya untuk melindugi bibinya. ibarat kata senjata makan tuan. Pak Kun setuju asal Ratmi mau menemani dia tidur.

"HAHA, saya bisa saja asal tidak ada yang gratis!" teriak Pak Kun.

"Saya akan lakukan apapun untuk melindungi bibi saya," ucap Ratmi.

"Sepertinya kamu, mulai terbiasa dengan saya, apa kamu menikmatinya?" ejek Pak Kun sambil memegang dagu Ratmi. Ratmi pun tersenyum.

"Mungkin memang benar inilah hidup saya yang baru," jawab Ratmi.

"Baiklah kalau begitu saya akan penuhi kemauan kamu asal kamu juga mau memenuhi keinginan saya," ucap Pak Kun.

Ratmi pun segera bergegas membantu bi Sum yang sedang mendata dan melayani pasien.

"Bi Sum sini saya bantu," ucap Ratmi.

"Boleh ndo tolong bantu pasien itu untuk segera mandi kembang," jawab bi Sum.

"Baik bi," ucap Ratmi sambil membawa perlengkapan untuk mandi kembang si pasien.

Ratmi dan pasien pun segera berjalan ke kamar mandi untuk memulai ritual mandi kembang yang sudah di tunggu oleh Pak Kun.

"Pak Kun ini perlengkapannya," ucap Ratmi sambil memberikan perlengkapan utuk mandi kembang.

Pak Kun pun segera memulai ritualnya. Sambil melontarkan beberapa pertanyaan ke pada pasien tersebut.

"kamu masih sangat muda apa yang kamu inginkan dari ritual ini?" tanya Pak Kun.

"Saya merasa sangat sakit hati ke pada mantan kekasih saya mbah, karna dia telah berselingkuh kepada teman saya sendiri" jawab si pasien.

"Lalu kamu mau bagaimana?" tanya Pak Kun.

"Saya ingin dia gila mbah bersama dengan selingkuhannya," jawab pasien.

"Hanya itu?" tanya Pak Kun sambil senyum sombong.

"Ada lagi mbah saya mau selingkuhan pacar saya itu jatuh miskin," jawab pasien.

"Baiklah mari kita mulai ritualnya," ucap Pak Kun.

Ratmi yang mendengarkan percakapan Pak Kun dengan si pasien, Ratmi pun berpikir serupa dengan si pasien untuk membuat paman dan selingkuhannya tersebut menjadi gila untuk melindungi bibinya. Setelah Pak Kun selesai memandikan pasien, Ratmi pun segera menyampaikan keinginan dia ke pada Pak Kun.

"Pak Kun setelah saya mendengar percakapan Pak Kun dengan pasien tadi saya berpikir untuk melakukan hal serupa kepada paman saya dan selingkuhannya," ucap Ratmi.

"Haha Ratmi-Ratmi itu cuma hal sepele buat saya," jawab Pak Kun.

"Lalu kapan kita bisa mulai ritual tersebut," tanya Ratmi.

"Semua bisa di lakukan kapan pun, tetapi ingat perjanjian kita," ucap Pak Kun.

"Tenang Pak Kun saya tidak lupa dengan perjanjian kita, tetapi saya mau secepatnya kita lakukakan ritualnya agar bibi saya selamat dari paman saya dan selingkuhannya," jawab Ratmi.

"Baik kalau begitu nanti malam pun kita bisa melakukan ritualnya kalau kamu memang mau secepatnya," ucap Pak Kun.

Ratmi hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.

Ratmi pun di suruh mencari ayam cemani sebagai salah satu syarat untuk ritual nanti malam dengan semangat ratmi pun segera bergegas untuk mencari ayam cemani. Karena yang ada di pikiran Ratmi saat itu hanya bagai mana melindungi bibinya yang sangat dia sayangngi karna bibinya sudah merawat dia dari kecil. meskipun bukan bibi kandung Ratmi tetapi dia sangat menyayangi Ratmi.

Ratmi sampai di pasar tradisional yang banyak menjual alat-alat dan perlengkapan untuk pemakaman dan ritual-ritual ghaib. Ratmi pun mendatangi sebuah toko kecil.

"Permisi Bu apakah adah ayam cemani,?" tanya Ratmi ke penjual.

"Aduh habis nak baru saja di beli sama seseorang," jawab Ibu penjual.

"Oh ya sudah ibu terimakasih," ucap Ratmi sambil menganggukan kepalanya.

Ratmi pun segera mencari ke toko lain. Ratmi pun masih semangat untuk mencari ayam cemani. Sampai Ratmi melihat ada sebuah toko yang menjual ayam cemani karna ayam tersebut di taruh di depan toko. Sambil tersenyum gembira Ratmi menghampiri toko tersebut.

"Pak, berapa harga ayam cemani itu?" tanya Ratmi ke penjual sambil menunjuk ayamnya.

"Maaf de ayam itu sudah di beli sama orang cuma lagi di titip dulu karna dia lagi mencari barang di toko lain." jawab si bapak penjual.

"oh begitu Pak ya sudah terima kasih ya Pak." ucap Ratmi.

dengan rasa sedikit kecewa Ratmi melanjutkan pencariannya. Sudah hampir seluruh pasar ini di datangi oleh Ratmi namun belum juga mendapatkan ayam cemani tersebut. Ratmi pun sejenak beristirahat. sampai ada seseorang laki-laki muda mendatanginya.

"Hai, kamu sendirian aja?" tanya si laki-laki tersebut.

"I... iya," jawab Ratmi sambil terbata-bata dan memundurkan dirinya sedikit.

"Oh iya kenalkan nama ku Ivan." ucap Ivan sambil mengulurkan tangannya ke arah Ratmi.

"Ratmi." jawab Ratmi sambil bejabat tangan dengan Ivan.

"kamu kesini mau ngapain?" tanya Ivan.

"Aku lagi mencari sesuatu," jawab Ratmi.

"Tapi kayanya kamu belum mendapatkan yang kamu cari ya?" tanya Ivan.

'Iya." jawab Ratmi sambil meperpalingkan kepalanya ke arah Ivan.

"Memangnya kalau aku boleh tahu apa yang kamu lagi cari?" tanya Ivan.

"Aku lagi mencari ayam cemani," jawab ratmi.

"Hah, ayam cemani! ucap Ivan dengan sedikit kaget.

"Memangnya untuk apa kamu mencari ayam cemani?" tanya Ivan.

"U... untuk kado Ayah saya karna dia suka melihara ayam yang aneh-aneh." jawab Ratmi sambil berbohong.

"Oh begitu, tetapi ayam kaya gitu tuh udah mulai susah untuk di cari." ucap Ivan.

"Iya, nanti juga dapet ko,' ucap Ratmi dengan sedikit putus asa.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Tukar Janin   MULAI MENJADI

    Perempuan itu berbicara,"Mas, bagaimana ini kalau sampai minggu depan habislah aku sama istrimu,""Tenang sayang kita biarkan dulu dia bersenang-senang dengan anaknya nanti kita akan jadikan tumbal, Aku pun bosan hidup miskin bersamanya, belum lagi keponakan ku yang bodoh itu, bisa-bisanya di perkosa dan sekarang mati bunuh diri," ungkap Paman Ratmi.Ratmi pun kesal mendengarnya meski si Paman adalah keluarga kandungnya tetapi istri pamannya Ratmi yang lebih menyangi Ratmi. setelah pamannya pulang Ratmi menyusun rencana untuk menjadikan paman dan selingkuhannya sebagia tumbal.Keesokan harinya Ratmi meminta ijin untuk membalaskan dendam bibinya ke pada Pak Kun dia meminta mengganti nama tumbal paman dan selingkuhannya untuk melindugi bibinya. ibarat kata senjata makan tuan. Pak Kun setuju asal Ratmi mau menemani dia tidur."HAHA, saya bisa saja asal tidak ada yang gratis!" teriak Pak Kun."Saya akan lakukan apapun untuk melindungi bibi saya," ucap

  • Tukar Janin   PERTEMUAN

    Esoknya Ratmi mendengar percakapan antar ayahnya Gea dan Gea di telepon bahwa mereka tak bisa kirim uang banyak bulan ini karena memang sawah milik orang tuanya gagal panen. Ratmi yag tak enak hati terpaksa pergi dari kosan Gea untuk mencari kerja. Tak lama dia mendapat pekerjaan di sebuah toko pakaian.***Ratmi yang tak tahu harus bagaimana akhirnya memutusan untuk mengakhiri hidupnya di sungai Granam yang terkenal arusnya sangat deras.Ketika hendak melompat seseorang menarik tangannya sehingga dia terjatuh ke aspal jalan.Seseorang itu adalah Pak Kuncoro, dia seorag paranormal yang hebat. Sudah banyak pasien dia yang berhasil dalam meminta bantuan hal ghaib. Kebetulan pas Pak Kuncoro lewat, dia mencium bau janin yag sangat dia inginkan yaitu janin hasil dari perbuatan zinah, dari pada terbuang sia-sia dia mulai untuk merayunya agar anak dalam janinnya itu bisa dia tukar dengan jin."Hai buat apa kamu sia-siakan janin itu, ayo ikut saya,saya aka

  • Tukar Janin   KESEDIHAN

    Ratmi berjalan tergopoh-gopoh setelah seharian bekerja tanpa makan. Janin di dalam perutnya mungkin lapar, kepalanya Ratmi pusing, sejak tadi pagi Ratmi belum menyentuh makanan apapun sampai sore ini. Ratmi sengaja membuat anak ini lapar lalu menghilang dari tubuhnya. Paman dan Bibi Ratmi belum tahu jikalau keponakan kebanggannya itu sedang hamil satu bulan. Ratmi yang kuliah semester awal telah membuat dia semakin pusing harus berbuat apa, lantaran Jhon sang pacar kabur begitu mengetahui kalau dia hamil satu bulan. Ratmi yang bigung dan gundah banyak sekali pikira di otanya nekat menghakhiri hidupnya.Ya tuhan, aku gak tahu haru bagaimana lagi, gumam Ratmi dalam hati.***Ratmi Indah Pertiwi adalah seorang mahasiswa tingkat kedua yang sedang gemar ikut membuat seminar, kegemarannya ini yang membuatnya harus sering beru

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status