Home / All / Tukar Janin / PERTEMUAN

Share

PERTEMUAN

Author: Anna secil
last update publish date: 2020-10-11 02:28:53

Esoknya Ratmi mendengar percakapan antar ayahnya Gea dan Gea di telepon bahwa mereka tak bisa kirim uang banyak bulan ini karena memang sawah milik orang tuanya gagal panen. Ratmi yag tak enak hati terpaksa pergi dari kosan Gea untuk mencari kerja. Tak lama dia mendapat pekerjaan di sebuah toko pakaian.

***

Ratmi yang tak tahu harus bagaimana akhirnya memutusan untuk mengakhiri hidupnya di sungai Granam yang terkenal arusnya sangat deras.

Ketika hendak melompat seseorang menarik tangannya sehingga dia terjatuh ke aspal jalan.

Seseorang itu adalah Pak Kuncoro, dia seorag paranormal yang hebat. Sudah banyak pasien dia yang berhasil dalam meminta bantuan hal ghaib. Kebetulan pas Pak Kuncoro lewat, dia mencium bau janin yag sangat dia inginkan yaitu janin hasil dari perbuatan zinah, dari pada terbuang sia-sia dia mulai untuk merayunya agar anak dalam janinnya itu bisa dia tukar dengan jin.

"Hai buat apa kamu sia-siakan janin itu, ayo ikut saya,saya akan mencoba membantumu," ucap Pak Kun.

"Ah, sudah Pak, saya manusia hina, tidak pantas untuk mendapapatkan pertolongan," jawab Ratmi.

"Aku akan menolongmu, tapi kamu harus mengikuti syarat yang aku ajukan, bagaimana?" ujar Pak Kuncoro.

"Syarat apa?," ucap Ratmi.

"Kamu harus menukar janin kamu, nanti kamu akan mendapatkan uang," ucap Pak Kuncoro.

"Aku tidak mau anak ini, terserah mau di apain aja," jawab Ratmi.

"Oke, sekarang kamu ikut aku, aku menjamin hidupmu sekarang," ungkap Pak Kuncoro.

Mereka akhirnya pergi ke gunung Puri tempat tinggal Pak Kun. Di sana ada Bi Sum yang membantu Pak Kun bekerja. Malam ini Pak Kun meminta Ratmi untuk bersemedi di bawah pohon dekat sumur tempat jin itu bersemayam. Di temani oleh Bi Sum ratmi pun agak sedikit takut, tapi dia telah bertekad balas dendam terhadap Jhon sang pacar. Ratmi pun mulai melepas semua pakaiannya kecuali pakaian dalam. Lalu Ratmi mulai membaluti tubuhnya dengan kain jarik yang di sediakan oleh Bi Sum. 

Pak Kun mulai membacakan mantra.

"Ning ingsut arep adus jinabat, kembang kantil kembang melati, kembang mawar kang caahe ane pitu, kawulo, nyuwun, pitulunganmu," ucap Pak Kun sambil memegang air di gayung batok kelapa yang hendak di siram ke tubuh ratmi.

Setelah semuaya beres, Ratmi pun mandi dan berganti pakaian, saat ratmi sedang berganti pakaian, Pak Kun masuk dan langsung memeluk tubuh Ratmi yang belum memakai  satu sehelai pun pakaian dari belakang sambil memegang payudaranya Ratmi. Pak Kun meminta Ratmi untuk melakukan sebuah hubungan intim. Ratmi pun sempat menolak permintaan Pak Kun namun dengan perkaataan Pak kun yang mengingatkan Ratmi akan dirinya yang sudah hina dan mengiming-imingi uang akhirnya Ratmi pun pasrah untuk melayani Pak Kun. Dan lagi-Lagi Ratmi pun ternodai untuk kedua kalinya. 

Setelah kejadian ini Ratmi memilih tidur di kamar belakang yang memang sangat seram sekali, Ratmi ketika hendak tidur ada yang menarik selimutnya. Sering kali jendela kamar itu terbuka dan tertutup dengan sendirinya. Hal yang paling seram ketika Nyai datang. Dia selalu mengelus perut Ratmi ketika tidur, Ratmi hanya bisa diam. Setiap hari Ratmi di ganggu terus menerus dan sampai pada waktu yang paling menakutan Ratmi pun hampir pingsan, ketika genderuwo peliharaan Pak Kun muncul tiba-tiba di hadapan Ratmi ketika Ratmi hendak mandi. 

Pak Kun kala itu memarahi peliharaannya itu karena tidak hati-hati terhadap Ratmi. Karena kandungan Ratmi terancam keguguran. 

"Kurang ajar kamu ya, lihat yang kamu perbuat, dasar setan gendeng mau saya kunci kamu hah, biar kamu tidak bisa ke dunia manusia," ucap pak kun.

"Iya, tuan ampun jangan kunci saya,' jawab genderuwo itu.

Ratmi yang sekarang sudah menerima semuanya memilih diam karena hidup dia yang dulu sudah lama pergi sejak dia berniat untuk bunuh diri. Ratmi pun berniat untuk berubah menjadi orang lain mulai sekarang dan menjadi orang yang terjahat. 

Ratmi pun membantu Pak Kun dan juga Bi Sum dalam menangani pasien-pasien Pak Kun. Ratmi yang dulu takut sekarang mulai terbiasa melayani tamu-tamu Pak Kun. 

"Ratmi antar bapak ini ke belakang ya, kasih pakaian untuk mandi kembag nanti malam. Malam ini kita akan ada ritual bulan purnama, kamu juga bersiap-siap biar di lihat kapan kamu bisa bertransaksi dengan Jin Ado," ucap Pak Kun.

"Baik, Pak," jawab Ratmi.

 "Kamu istri Pak Kun ya," tanya pasien itu.

"Bukan kok Pak, saya hanya kerja sama Pak Kun," jawab Ratmi.

"Masak cewek secantik kamu kerja saja, itu tidak mungkin," ejek pasien iu.

"Pak maaf ya, jadi mau mandi tidak? kalau tidak saya pergi," ucap Ratmi.

"Ayo, pak, saya yang temani," ucap Bi Sum.

"Ah, Bi kamu mah ganggu aja," jawab pasien itu.

"Kamu ini ganjen banget nanti saya bilangin jin baru kamu tahu rasa," ucap Bi Sum.

"Makasih ya Bi" ucap Ratmi.

"Iya, lain kali kalau ketemu yang begini, panggil bibi aja ya," ucap Bi Sum.

Ratmi yang ikut mandi kembang saat bulan purnama mendapatkan wangsit untuk menukar janinnya ketika umur tiga bulan. Di bantu oleh Bi Sum acaranya berjalan lancar. 

Ratmi harus menunggu dua bulan lagi untuk menukar janinnya karena sekarang janinnya masih muda belum bisa untuk di tukar. Ratmi agak sedikit kecewa pasalnya dia ingin sekali ketemu sahabatnya itu. Bi Sum yang melihat itu berusaha menghibur Ratmi. 

"Ndok, kamu mikirin apa? pasti kamu kangen kan sama dunia mu yang dulu?" tanya Bi Sum.

"Iya,Bi, tapi diriku ini memang sudah mati, tak ada yang mencariku, kalau aku tidak di tolong oleh Pak Kun, mungkin aku sudah menjadi mayat sekarang," jawab Ratmi. 

"Iya, Bibi juga dulu di tolong sama Pak Kun kalau tidak ada dia  saya pun sudah mati makanya saya abadikan hidup saya di sini," ucap Bi Sum.

"Memangnya dulu bibi kenapa?" tanya Ratmi.

"Dulu saya ingin di jadikan tumbal oleh suami saya ke Pak Kun hanya karena wanita simpanan suami saya minta sebuah mobil tega benar memang, Pak Kun kala itu tidak tega terhadap saya karena saya orang baik dan Jin Ado gak bisa memakan saya, saya pun heran, tetapi memang ini yang terjadi," ujar Bi Sum.

"ya ampun ternyata hidup BI SUm lebih pedih dari pada saya, apa tidak ada niat untuk pulang?" tanya Ratmi.

"keluarga saya sama saja menginginkan saya cepat mati karena si berengsek menjanjikan uang, buat apa saya pulang," jawab Bi sum.

"sama kayak saya tidak ada yang mencari semua orang menginginkan saya mati terutama si Jon itu," jelas Ratmi.

Tiba-tiba Pak Kun muncul dari arah depan lalu menyuruh Bi Sum pergi tinggallah Ratmi sendiri.

"Ratmi kamu benar-benar sudah siap, ini tidak main-main resiko si janin di tanggung kamu ya, kamu pernah lihat anak kecil di sini berkeliran?" tanya Pak Kun.

"saya sudah siap meskipun anak ini saya rawat toh ayahnya nanti juga akan membunuhnya lebih baik dia tidak perlu tahu, kalau masalah anak kecil sering lewat sering sekali saya lihat tetapi saya sudah terbiasa menanggapinya," jelas Ratmi.

"ya sudah kalau begitu kamu layani saya cepat buka bajumu," pinta Pak Kun.

Seketika Ratmi shock, dia tidak menyangka akan melayani Pak Kun untuk ke dua kalinya. Dalam hati Ratmi menangis dia ingin cepat pergi dari sini sebelum melayani Pak Kun, Ratmi ingin dua bulan lagi melakukan ritual. Karena Pak Kun sangat bernafsu dia mengiyakan permintaan Ratmi.

Esoknya pasien Pak Kun semakin bertambah banyak tugas Ratmi pun kini semakin banyak. selain melayani untuk mandi kembang ratmi pun mendata semua pasien dan menjadwalkan pertemuannya dengan Pak Kun, tak disangka dia melihat pamannya bersama wanita lain datang untuk melakukan ritual untuk membunuh sesorang yang tidak lain adalah bibinya sendiri. Paman Ratmi tidak menyadari bahwa dia sedang mendaftar kepada keponakannya sendiri karena Ratmi memakai penutup wajah seperti topeng karena takut seperti kejadian kemarin. Pamannya berkata, "Dek, saya mau daftar kapan Pak Kun kosong," tanya Paman Ratmi.

"Oh, masih lama sekitar minggu depan Bapak bisa kembali lagi," jelas Ratmi.

Perempuan itu berbicara,"Mas, bagaimana ini kalau sampai minggu depan habislah aku sama istrimu,"

"Tenang sayang kita biarkan dulu dia bersenang-senang dengan anaknya nanti kita akan jadikan tumbal, Aku pun bosan hidup miskin bersamanya, belum lagi keponakan ku yang bodoh itu, bisa-bisanya di perkosa dan sekarang mati bunuh diri," ungkap Paman Ratmi.

Ratmi pun kesal mendengarnya meski si Paman adalah keluarga kandungnya tetapi istri pamannya Ratmi yang lebih menyangi Ratmi. setelah pamannya pulang Ratmi menyusun rencana untuk menjadikan paman dan selingkuhannya sebagia tumbal.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Tukar Janin   MULAI MENJADI

    Perempuan itu berbicara,"Mas, bagaimana ini kalau sampai minggu depan habislah aku sama istrimu,""Tenang sayang kita biarkan dulu dia bersenang-senang dengan anaknya nanti kita akan jadikan tumbal, Aku pun bosan hidup miskin bersamanya, belum lagi keponakan ku yang bodoh itu, bisa-bisanya di perkosa dan sekarang mati bunuh diri," ungkap Paman Ratmi.Ratmi pun kesal mendengarnya meski si Paman adalah keluarga kandungnya tetapi istri pamannya Ratmi yang lebih menyangi Ratmi. setelah pamannya pulang Ratmi menyusun rencana untuk menjadikan paman dan selingkuhannya sebagia tumbal.Keesokan harinya Ratmi meminta ijin untuk membalaskan dendam bibinya ke pada Pak Kun dia meminta mengganti nama tumbal paman dan selingkuhannya untuk melindugi bibinya. ibarat kata senjata makan tuan. Pak Kun setuju asal Ratmi mau menemani dia tidur."HAHA, saya bisa saja asal tidak ada yang gratis!" teriak Pak Kun."Saya akan lakukan apapun untuk melindungi bibi saya," ucap

  • Tukar Janin   PERTEMUAN

    Esoknya Ratmi mendengar percakapan antar ayahnya Gea dan Gea di telepon bahwa mereka tak bisa kirim uang banyak bulan ini karena memang sawah milik orang tuanya gagal panen. Ratmi yag tak enak hati terpaksa pergi dari kosan Gea untuk mencari kerja. Tak lama dia mendapat pekerjaan di sebuah toko pakaian.***Ratmi yang tak tahu harus bagaimana akhirnya memutusan untuk mengakhiri hidupnya di sungai Granam yang terkenal arusnya sangat deras.Ketika hendak melompat seseorang menarik tangannya sehingga dia terjatuh ke aspal jalan.Seseorang itu adalah Pak Kuncoro, dia seorag paranormal yang hebat. Sudah banyak pasien dia yang berhasil dalam meminta bantuan hal ghaib. Kebetulan pas Pak Kuncoro lewat, dia mencium bau janin yag sangat dia inginkan yaitu janin hasil dari perbuatan zinah, dari pada terbuang sia-sia dia mulai untuk merayunya agar anak dalam janinnya itu bisa dia tukar dengan jin."Hai buat apa kamu sia-siakan janin itu, ayo ikut saya,saya aka

  • Tukar Janin   KESEDIHAN

    Ratmi berjalan tergopoh-gopoh setelah seharian bekerja tanpa makan. Janin di dalam perutnya mungkin lapar, kepalanya Ratmi pusing, sejak tadi pagi Ratmi belum menyentuh makanan apapun sampai sore ini. Ratmi sengaja membuat anak ini lapar lalu menghilang dari tubuhnya. Paman dan Bibi Ratmi belum tahu jikalau keponakan kebanggannya itu sedang hamil satu bulan. Ratmi yang kuliah semester awal telah membuat dia semakin pusing harus berbuat apa, lantaran Jhon sang pacar kabur begitu mengetahui kalau dia hamil satu bulan. Ratmi yang bigung dan gundah banyak sekali pikira di otanya nekat menghakhiri hidupnya.Ya tuhan, aku gak tahu haru bagaimana lagi, gumam Ratmi dalam hati.***Ratmi Indah Pertiwi adalah seorang mahasiswa tingkat kedua yang sedang gemar ikut membuat seminar, kegemarannya ini yang membuatnya harus sering beru

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status