LOGINBelum lama dinikahi oleh seorang pengusaha tampan dengan netra biru, Tania harus merasakan pahitnya kehidupan. Masuk penjara karena dituduh mencoba membunuh kekasih sang suami, kemudian Taniapun diceraikan lalu sang suami menikahi kekasihnya. Disaat dalam penjara kedua orangtuanya meninggal dunia, sementara sang mantan suami menikahi kekasihnya yang sedang hamil. Di saat berada dalam penjara, Tania mengetahui ternyata ia sedang dalam keadaan hamil. Tania yang sedang terpuruk merasakan setitik kebahagiaan dengan hadirnya sang calon bayi dalam rahimnya. Akankah Tania merasakan cinta tulus dalam hidupnya ataukah rasa benci membunuh rasa cinta dihatinya, di saat ada sosok baik hati yang bersedia menyembuhkan lukanya, namun ternyata sosok itupun dapat menyebabkan luka yang dalam.
View MoreBab 10 Betapa terkejutnya Drake melihat tayangan tersebut. Wajahnya memerah karena emosi. Ditatapnya Derian dengan tatapan setajam laser. “Darimana kau dapat rekaman itu, dan bagaimana caranya?, apakah kau ada di sana?, apa yang kaulakukan di sana?.” Drake mencecar Daniel dengan pertanyaan bertubi-tubi.
dr.Arif Kusuma, yang merupakan dokter keluarga Aditamapun menyampaikan hasil pemeriksaannya. “Tania, tidak sakit, tetapi ia sedang hamil. Usia kandungannya masih muda, sebaiknya Tania segera melakukan USG untuk mengetahui lebih jelas kondisi kandungannya
Sang dokter dengan name tag dr.Joshua Permadi, menghela nafas dengan berat, baginya sebagai seorang dokter menyampaikan berita duka kepada keluarga pasien adalah hal yang berat, meski ia telah berpuluh tahun menjadi seorang dokter, tetap saja menyampaikan kabar duka begitu berat baginya. Dengan menelan salivanya, dokter berkata.
Dokter pun menjelaskan kepada Drake bahwa kondisi ibu dan bayi dalam kandungannya baik-baik saja, meski sang ibu sempat mengalami pendarahan. Saat ini, ibu masih dalam keadaan tertidur setelah menjalani