Home / All / The Hurting Wife / Hubungan dibelakangku

Share

The Hurting Wife
The Hurting Wife
Author: Dhini Andriani

Hubungan dibelakangku

last update publish date: 2020-09-08 16:31:34

Lima tahun.

Rumah tangga Meisya dan Arya berjalan dengan lancar. Mereka di karuniai seorang putra yang tampan dan juga pintar dan putra mereka itu  bernama Abian.

Dari awal menikah hingga lima tahun mereka bersama. Arya sangat mencintai Meisya dan bahkan melarang Meisya untuk bekerja dan merias diri.

Arya adalah tipe pria yang pencemburu karena jika istrinya terlihat cantik, maka dia takut jika mata pria lain akan tertuju padanya.

Egois.

Itulah Arya, dia memang tipe pria egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri.

Meisya merasa sangat bahagia karena jika suaminya seperti itu. Berarti suaminya memang sangat mencintainya.

Akhirnya, Meisya memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga.

Rambut di ikat Cepol dan setiap hari hanya memakai pakaian rumah yang terlihat sangat sederhana. Tanpa polesan riasan apapun. Dia benar-benar berubah menjadi ibu rumah tangga dan juga istri yang sempurna untuk suaminya.

Semua pekerjaan rumah dia selesaikan dengan baik. Suami dan putranya dia rawat dengan sepenuh hati dan juga Meisya ikhlas melakukan itu semua karena semata-mata karena kewajiban nya sebagai ibu dan juga sebagai seorang istri dan berharap jika keluarganya akan selamanya akan terus bahagia selamanya.

Namun, hingga pada suatu hari.

Meisya melihat perubahan yang aneh pada suaminya.

Suaminya tidak sehangat dahulu dan terlihat jika dia mulai tidak peduli lagi padanya dan sikap dinginnya, membuat Meisya merasa aneh dengan tingkah suaminya.

***

Malam hari pukul 19.00 WIB.

Malam ini adalah malam Minggu dan biasanya Arya selalu ada di rumah dan menghabiskan waktunya bersama istri dan juga putranya. Tapi malam ini, dia belum pulang sama sekali.

Meisya duduk di depan televisi yang  berada tepat diruang tamu.

Di atas pangkuannya, ada Abian yang sedang menyandarkan kepalanya diatas pangkuannya. Putranya sibuk menonton channel Y*uTube  kesayangannya.

Meisya menatap jam di dinding dan melihat sudah hampir larut malam, suaminya belum juga kembali.

"Kemana kamu mas? Kenapa sudah selarut ini, kamu belum kembali juga," ucap Meisya. Dia merasa sangat khawatir dengan Arya. Bahkan perasaannya merasa tidak nyaman dan takut terjadi sesuatu hal yang buruk pada suaminya.

Meisya mengambil ponselnya dan mencoba untuk menghubungi suaminya.

Drrrttt … drrrttt …

Ponsel Arya pun berbunyi.

Saat ini Arya sedang duduk disebuah cafe bersama dengan seorang wanita cantik dan juga seksi.

Mereka sedang makan malam disebuah restoran yang cukup mewah di kota ini.

Diiringi dengan alunan lagu-lagu romantis dan suasana restoran yang terasa indah. Membuat Arya terbuai dengan semua itu. Apalagi ada wanita cantik yang membuat matanya terasa semakin segar, membuatnya benar-benar melupakan Meisya dan putranya yang kini sedang menunggu di rumah. 

"Sayang, kamu cantik sekali malam ini," ucap Arya. Dia mencubit dagu wanita cantik dan seksi itu. Wanita cantik itu adalah Juwita.

Dia adalah mantan kekasih Arya di masa lalu dan kini dia datang kembali ke kehidupan Arya dan ingin sekali mendapatkan Arya kembali.

Juwita tersenyum malu-malu, dia bertingkah manja dan lembut seperti bunga mawar putih yang indah namun sangat menawan.

"Sayang, kamu jangan mengatakan hal seperti itu. Jika aku cantik, kenapa kamu masih bersama dengan dia? Hhhmm … untuk apa kalau aku cantik tapi pikiran kamu masih saja untuk dia!" Ucap Juwita. Dia terlihat sangat sedih dan suaranya yang terdengar lirih malah membuat hasrat Arya mulai menyala.

Arya tersenyum saat melihat wanita cantik miliknya terlihat sedang cemburu.

"Sayang, kamu terlihat sangat imut sekali. Aku sangat menyukai kamu jika sedang cemburu seperti ini. Ahhhh … aku ingin sekali mencium kamu," ucap Arya. Dia tersenyum nakal dan tanpa menghabiskan waktu lama. Dia pun langsung mengecup kening Juwita dengan penuh kasih sayang.

Juwita merasa sangat senang karena Arya selalu memanjakannya dan dia merasa bahagia karena bisa bersama Arya kembali setelah berpisah selama tujuh tahun.

Hubungan mereka di mulai saat tanpa sengaja mereka bertemu dua bulan yang lalu. Kebetulan mereka bekerja di satu perusahaan yang sama.

Arya bekerja sebagai wakil direktur pemasaran dan Juwita bekerja sebagai manager marketing di perusahaan itu. Membuat mereka sering bertemu dan juga bersama.

Kecantikan Juwita dan sikap Juwita yang selalu manja padanya, membuat Arya semakin menyukainya. Karena setiap dia pulang ke rumah, dia merasa bosan melihat istrinya yang selalu berpenampilan sederhana dan sudah tidak cantik lagi seperti dulu dan semenjak saat itu, Arya selalu membanding-bandingkan istrinya dan juga Juwita.

Apapun yang Juwita inginkan, Arya pasti akan mengabulkannya dan apapun yang dia inginkan, Juwita pasti akan memberikannya. Termasuk dengan urusan ranjangnya. Juwita, bisa memuaskannya tapi Meisya tidak bisa memuaskannya karena Meisya yang sudah kelelahan mengurus rumah tangga dan putranya di rumah membuat Meisya jarang bercinta dengan suaminya itu.

Hingga akhirnya, hubungan Arya dan Juwita pun berjalan dengan lancar  tanpa sepengetahuan Meisya selama ini.

Arya sudah tergila-gila dengan Juwita, bahkan dia rela mengeluarkan seluruh uangnya agar Juwita selalu tampak cantik dan modis didepannya. Sedangkan Meisya, jatah bulanannya dikurangi dan itu membuat Meisya harus memutar otaknya agar uang yang diberikan Arya cukup untuk kebutuhan rumah tangganya selama sebulan.

Hingga akhirnya. Meisya mulai mencurigai Arya yang terlihat sudah mulai berubah selama dua bulan ini. 

Meisya selalu bertanya-tanya didalam hatinya dan sempat terlintas dalam pikirannya jika suaminya telah mengkhianatinya. Namun, Meisya tidak mau memiliki pikiran buruk untuk suaminya. Dia pun kembali berpikir positif jika suaminya memang sibuk dengan pekerjaannya selama di kantor.

Meisya terus menunggu panggilan teleponnya di jawab. Namun, sudah empat kali. Teleponnya tidak dijawab sama sekali.

Hingga akhirnya, Meisya harus mengalah dan menaruh ponselnya diatas meja.

Meisya melihat jika putranya sudah tertidur diatas pangkuannya.

Meisya pun bangun dan mencoba untuk mengangkat tubuh putranya dan membawanya masuk ke dalam kamarnya.

Meisya menatap wajah putranya yang sedang menutup matanya. Meisya hanya bisa tersenyum dan juga merasa sangat bersyukur karena bisa memiliki putra yang sehat dan juga tampan seperti Abian.

Meisya pun berbaring disamping putranya dan tanpa dia sadari. Dia pun terlelap dan akhirnya dia pun menutup matanya bersama dengan putranya saat ini.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • The Hurting Wife   Aku harus membalas semuanya

    Kreeekkk ….Pintu pun terbuka.Meisya melihat jika kamar yang dahulu terasa hangat dan penuh cinta, kini berubah menjadi dingin dan hatinya sudah tidak bisa lagi merasakan ada getaran-getaran cinta didalam kamar ini. Meisya berjalan masuk dan dia melihat kearah Arya yang masih tertidur lelap karena kelelahan.Meisya menitikkan air matanya lagi namun dia langsung menghapusnya kembali. Dia memiliki sebuah tekad yang kuat dan dia harus tegar dan tujuan utamanya kali adalah memberi pelajaran kepada suaminya dan dia akan membalas semua yang Arya lakukan kepadanya."Aku harus kuat! Ya, aku harus kuat! Aku harus membuatnya menyesal karena dia telah menyakitiku," ucap Meisya sambil mengusap air mata yang tersisa di pipinya.Meisya pun berjalan mendekati lemari pakaian dan melihat banyak pakaian yang dahulu s

  • The Hurting Wife   Bukti pengkhianatan (2)

    'Sayang.'Itulah ID si pengirim pesan itu.Tangan Meisya semakin bergetar, namun rasa penasarannya menuntunnya untuk melihat pesan itu.Meisya membuka pesan itu dan isi pesan itu adalah,"Sayang, kamu kenapa pulang sepagi ini? Apakah kamu sudah tidak menginginkan aku? Apakah aku memuaskan kamu tadi malam? Kamu jahat sekali sayang, kamu mengatakan jika istrimu tidaklah menarik sama sekali dan kamu selalu mengatakan jika aku ini jauh lebih cantik darinya dan pandai memuaskan kamu. Tapi kenapa kamu masih saja mempertahankan dia?"Deg …Jantung Meisya berdetak dengan cepat. Seluruh tubuhnya terasa lemas semua.Hatinya terasa sangat sakit saat membaca itu se

  • The Hurting Wife   Bukti pengkhianatan (1)

    Keesokan harinya.Cahaya matahari pun masuk dari celah-celah jendela yang tanpa sengaja mengenai wajah seorang wanita yang masih saja memejamkan matanya sambil memeluk erat putranya.Wanita itu adalah Meisya.Meisya langsung membuka matanya secara perlahan dan saat melihat kearah jam dinding, Meisya pun merasa sangat terkejut."Oh tidak! Kenapa aku bisa bangun se siang ini!" Ucap Meisya. Dia pun langsung melepaskan pelukannya dan segera bangun dari tempat tidurnya.Meisya langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan.Namun, saat Meisya baru saja menyalakan kompornya. Meisya baru ingat jika suaminya belum pulang sejak tadi malam."Oh iya. Aku lupa! Mas Arya kan belum pulang sejak tadi malam, hhhmm … menginap dimana ya dia tadi malam?!" Ucap Meisya. Dia merasa penasaran bercampur dengan rasa khawatir kar

  • The Hurting Wife   Sedang dimabuk cinta

    Arya tidak menyadari jika ponselnya terus berbunyi karena dia terus sibuk bermesraan dengan Juwita di cafe itu.Baginya dunia ini hanyalah milik mereka berdua dan tidak ada yang boleh mengganggunya sama sekali.Keduanya pun terus larut didalam dunia cinta yang mereka berdua ciptakan. Tidak ada Meisya atau pun putranya karena didalam pikirannya saat ini adalah, ingin menikmati tubuh indahnya Juwita hingga dirinya merasa sangat puas.Setelah bermesraan dan menghabiskan waktu makan malam romantisnya.Mereka pun pergi meninggalkan restoran itu."Sayang, bisakah malam ini kamu menginap di apartemen ku? Aku merasa sangat kesepian jika harus tidur sendiri malam ini," ucap Juwita. Dia memeluk Arya dengan suara manja yang membuat Arya tidak rela untuk meninggalkannya.Arya tidak bisa menolaknya karena dia juga memang menginginkan tubuh Juwita yang sejak tadi terus menggodanya."

  • The Hurting Wife   Hubungan dibelakangku

    Lima tahun.Rumah tangga Meisya dan Arya berjalan dengan lancar. Mereka di karuniai seorang putra yang tampan dan juga pintar dan putra mereka itu bernama Abian.Dari awal menikah hingga lima tahun mereka bersama. Arya sangat mencintai Meisya dan bahkan melarang Meisya untuk bekerja dan merias diri.Arya adalah tipe pria yang pencemburu karena jika istrinya terlihat cantik, maka dia takut jika mata pria lain akan tertuju padanya.Egois.Itulah Arya, dia memang tipe pria egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri.Meisya merasa sangat bahagia karena jika suaminya seperti itu. Berarti suaminya memang sangat mencintainya.Akhirnya, Meisya memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga.Rambut di ikat Cepol dan setiap hari hanya memakai pakaian rumah yang terlihat sangat seder

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status