Di dalam rumah, aku dan Kak Kenzo duduk berhadap-hadapan di ruang tamu dengan keadaan canggung. Sesekali aku melirik ke arah dapur, memastikan jika mamaku tengah sibuk mempersiapkan hidangan untuk kami. "Maafkan aku ya, Erika," katanya membuka pembicaraan. "Umm.. Iya kak, kakak tidak salah apa-apa kok," jawabku sambil berusaha tersenyum, walau terkesan datar. "Bisakah kau ceritakan, kenapa kemarin itu kau bisa sampai pingsan di kelas?" tanyanya. "Ah.. Waktu itu.. Aku melihat Kak Kenzo menemuiku, dan ternyata itu bukan Kak Kenzo. Dan dia.. Dia seperti masuk ke dalam ragaku, Kak," jawabku merunduk, seperti teringat kembali akan kejadian itu. "Hmm.. Begitu, maafkan aku ya?" "Maaf apa lagi?" tanyaku bingung. "Sudah membuatmu takut," katanya lalu mengusap kepalaku dengan lembut. Aku melirik ke samping sambil berusaha menyembunyikan rasa senang yang spontan aku alami. "I-iya
Last Updated : 2020-09-26 Read more