Beranda / Semua / May i Love you? / Sembunyi Darinya

Share

Sembunyi Darinya

Penulis: Aprilian
last update Tanggal publikasi: 2020-10-14 20:28:07

Senin pagi yang cerah, menyambut Tiara. Hari ini, Tiara berniat berterima kasih pada Bastian karena sudah membantunya menjelaskan semuanya pada Nathan dan Kenzo. Karena bantuan Bastian dia tidak harus mendengar ocehan Nathan dan Kenzo.

Tapi dia merasa bersalah pada Kenzo, karena Kenzo mendengar hal yang seharusnya dia dengar dari Tiara malah dia dengar dari orang lain. Jadi siang ini Tiara berniat mengajak Bastian dan Kenzo untuk makan bersama. Dia ingin meminta maaf pada Kenzo sekaligus berterima kasih pada Bastian.

Dengan memakai setelan yang sederhana namun tetap sopan. Tiara berangkat menuju kantornya, dia memilih menggunakan angkutan umum. Sebenarnya pagi ini menerima pesan dari Nathan, bahwa Nathan ingin mengantarkannya ke kantor tapi Tiara menolak.

Bukan tak beralasan, Tiara masih belum ingin bertatap muka berdua saja dengan Nathan. Rasanya masih sedikit mengganjal di hatinya. Dia tak ingin sampai pertahanannya runtuh di depan Nathan, jadi dia masih belum ingin bertemu dengan Nathan.

Setelah dua puluh menit perjalanan menggunakan angkutan umum, ahirnya Tiara sampai di Clarke Corp’s. Di depan Gedung Clarke Corp’s mobil Nathan sudah terparkir disana. Tiara yang melihat hal tersebut mencari cara untuk sembunyi dari Nathan.

Tak jauh darinya ada mobil yang akan menuju gedung kantornya, Tiara mendekati mobil itu. Dia mengetuk jendela mobil itu meminta tolong membawanya turutserta

masuk ke dalam gedung kantor. Dengan cara tersebut, Tiara bisa masuk ke dalam kantor tanpa harus bertemu dengan Nathan.

TOK… TOK…

“Permisi bolehkah aku minta tolong?”

Pemilik mobil membuka kaca mobilnya, terkejutnya ternyata pemilik mobil tersedut adalah Bastian.

“Kamu mau minta tolong apa Tiara?”

“Bastian, tolongin aku, boleh gak kau bareng kamu sampe masuk kedalam gedung?” ujar Tiara memohon.

“Kenapa kamu enggak jalan, padahal tinggal dikit lagi sampe”

“Tolongin aku Bas, aku gak mau ketemu Nathan, dia ada di depan Gedung. Plisss”

Bastian mendongak melihat kearah Gedung kantornya, dan benar saja Nathan sedang berdiri disana. Ahirnya Bastian memutuskan membuka kunci pintu mobilnya.

“Yasudah Tiara kamu boleh masuk”

CEKLEK..

“Makasih Bastian, kamu lagi – lagi nolongin aku” Tiara lalu masuk kedalam mobil Bastian

“Sama – sama”

“Bas, aku boleh nanya gak?”

“Kamu mau nanya apa?”

“Nanti siang kamu ada acara gak?”

Belum sempat Bastian menjawab, Tiara sudah menyembunyikan tubuhnya. Dia melakukan hal tersebut agar tak terlihat oleh Nathan. Dia memang berada di dalam mobil Bastian, namun kaca mobil Bastian transparan jadi terlihat dari depan.

Setelah mereka melewati Nathan barulah Tiara menegakkan kembali tubuhnya. Bastian yang melihat hal tersebut hanya tersenyum kecil. Menurutnya Tiara terlihat sangat lucu, kenapa dia harus sembunyi dari Nathan.

“Maaf Bas, gimana nanti waktu makan siang kamu ada waktu enggak?”

“Kalo pas jam makan siang aku ada waktu, memangnya kenapa?”

“Aku ingin mengajakmu makan siang bareng, sebagai ucapan terimakasih karena kamu sudah membantuku kemarin dan hari ini”

“Ok, kita nanti ketemuan pas jam makan siang. Bukannya kamu juga sudah tau semua jadwalku?”

“Aku memang tau, tapi takutnya kamu mau memakai waktu luangmu untuk dirimu sendirikan tidak ada yang tau. Jadi lebih baik kau bertanya terlebih dahulu”

“Baiklah nanti siang kita akan makan siang bersama”

Setelah mengatakan hal tersebut Bastian Kembali focus untuk memarkirkan mobilnya. Tiara juga diam, setelah mobil terparkir dengan sempurna. Tiara turun dari mobil dan berpamitan untuk pergi terlebih dahulu, karena dia ingin menemui seseorang.

“Makasih sekali lagi Bas, kamu udah banyak banget nolongin aku. Aku pamit duluan, aku mau bertemu dengan seseorang di divisi lain dulu. Kamu naik ke atas duluan aja, sekali lagi terima kasih”

Tiara menundukan badannya sebagai ucapan terima kasih. Setelah itu dia pergi meninggalakan Bastian yang masih setia di dalam mobil. Tiara berlari memasuki gedung kantor, dia menuju ke tempat Kenzo berkerja. Dia ingin mememui Kenzo dan mengajaknya makan siang bersama.

Setelah beberapa lama berkeliling ahirnya Tiara menemukan Kenzo. Dia berada di balkon kantor sambil memegang secangkir kopi panas. Balkon adalah tempat yang paling Kenzo sukai dari kantor Clarke Corp’s. Karena disana memiliki pemandangan yang sangat indah dan menenangkan.

“Kenzo, ahirnya ketemu juga. Susah bener nyariin lo sih Ken, gue udah muterin satu gedung Cuma karena nyariin lo”

“Hiperbola aja teros, tumben lo nyariin gue. Biasanya juga gue yang nyariin lo”

“Hehehe, soalnya gue ada perlu sama lo makanya gue cariin. Coba kalo gak ada, males banget nyariin lo”

“Dasar bocah, mau perlu apa lo sampe niat bener nyariin gue?”

“Nanti siang kita makan siang bareng yuk, udah lama gue gak makan siang bareng lo”

“Kalo kangen bilang aja, mana segala alesan ngajak makan siang”

“Kalo itu mah lo nya yang kepedean, siapa juga yang kangen sama lo”

“Kan lo yang bilang barusan”

“Gue gak ada bilang enggak bilang kangen sama lo ya. Yaudah gue Cuma mau bilang itu doang, pokoknya nanti lo harus makan siang bareng gue. Gue mau balik dulu, nanti di cariin

sama si bos”

“Ok nanti kita makan siang bareng, gue tunggu lo di lobi nanti. Yanudah kalo mau balik, hati hati awas banayak buaya”

“Lo itu yang buaya, bye bye. Lo juga jangan Cuma ngadem disini terus, kerja sana”

“Sip bu boss”

“Apaan sih Ken, ada ada aja lo. Kerja yang bener ya abang Kenzo, nanti aklo Tiara minta duitkan jadi lebih gampang, wkwkwk”

“Urusan duit aja lo cepet”

“Hehehe, yaudah ah, gak balik balik lagi nanti gue. Bye bye”

Tiara ahirnya Kembali ke lantai tempatnya bekerja. Setelah memastikan Bastian dan Kenzo bisa ikut makan siang bersamanya hatinya terasa senang. Baru beberapa langkah dia meninggalkan Kenzo, dia sudah mendapatkan pesan darinya.

Kenzo : “Ara lo kenapa gak angkat telepon si Nathan. Sakit kuping gue, dengerin hp gue gak berhenti bunyi gara gara dia”

Tiara : “Gak papa, biarin aja gak usah di tanggepin. Gue lagi males ketemu sama dia”

Kenzo : “Nanti kalo dia sampe nekat nyamperin lo gara gara lo gak angkat telpon dia. Lo urus sendiri masalahnya”

Tiara : “gak mau, kan ada lo kenapa harus gue yang ngurus”

Kenzo : “Ogah bener gue berurusan sama si Nathan”

Tiara : “Yaudah kalo lo gak mau, gue minta bantuan si Bastian aja”

Kenzo : “Enak aja lo, gak boleh pokoknya”

Tiara tidak lagi membalas pesan dari Kenzo. Telepon Tiara dari tadi tak henti hentinya berdering karena ulah si Nathan. Tapi Tiara tidak perduli, dia masih ingin menenangkan hatinya, dia masih belum ingin bertemu dengan si Nathan.

Tiba – tiba saja beberapa pesan masuk, ternyata pesan pesan itu berasal dari Nathan.

Nathan : “Ara lo kenapa gak jawab telepon gue?”

Nathan : “Ara lo dimana? Lo hari ini kerja kan?”

Nathan : “Ara kenapa lo sembunyi dari gue, gue tadi liat lo di mobil si Brengsek Bastian”

Nathan : “TIARA! JAWAB TELEPON GUE SEKARANG!”

Nathan : “Ara bales kenapa jangan cuma di read doang”

Tiara mengabaikan pesan dari Nathan, hati masih sakit dengan kejadian malam itu. Dia benar benar belum ingin bertemu dengan Nathan. Walau dia sudah di peringatkan oleh Kenzo, tapi dia tetap mengabaikannya.

Mungkin besok Nathan tiba tiba menerobos masuk ke kantornya untuk mencarinya. Tapi Tiara akan memikirkan berbagai cara agar dia tidak bertemu dengan Nathan. Dia bisa meminta Kenzo untuk membantunya.

Dan perlu kalian tau, Tiara selalu mengandalkan Kenzo untuk melakukan hal itu. Dan itu selalu berhasil, Kenzo selalu berhasil membantu Tiara dalam segala situasi. Menurut Tiara Kenzo adalah sahabatnya yang paling baik sedunia.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • May i Love you?   Amarah Nathan

    Nathan kebingungan mencari Tiara, hampir setiap hari, jam, dan menit dia menelpon dan memberi pesan pada Tiara. Namun Nathan tidak pernah mendapat balasan apapun, hal tersebut membuatnya sangat frustasi. Dia tidak tau apa kesalahannya, tapi yang dia tau Tiara menghidarinya tanpa sebab yang jelas.Hari ini hari ketiga Tiara mengabaikannya, Nathan tidak sanggup lagi. Hari ini dia memutuskan untuk mencari Tiara di perusahaannya. Bukan hanya menunggu di depan kantornya saja, dia bahkan akan mencari Tiara di setiap sudut Gedung perusahaan.‘Tiara lo kenapa menghidar dari gue, apa salah gue sama lo?’Nathan pagi pagi sekali, sudah bersiap untuk pergi ke kantor Tiara. Dia tidak tahuTiara sebenarnya juga tidak ada di kantor, karena Tiara sedang melakukan perjalanan bisnis bersama Bastian. Tia

  • May i Love you?   Pesta Dansa

    Tiara berada di dalam Mobil Bastian, mereka sedang melakukan perjalanan bisnis. Tiara hanya membawa baju seadanya saja, karena dia tak sempat mempersiapkan segalanya. Informasi mendadak yang diterimanya sungguh menyebalkan.Namun hal itu tak memudarkan semangatnya, karena ini adalah kali pertamanya melakukan perjalanan bisnis. Dia sangat bersemangat sekali, apalagi dia memiliki niat terselubung di perjalanan bisnis pertamanya. Hal ini dapat menambah pengalamannya sekaligus membantunya menghindar dari Nathan.“Tiara kamu boleh tidur jika mengantuk, perjalanan kita masih sangat jauh. Dan juga ini sudah larut malam”“Aku masih belum mengantuk Bas, aku masih ingin menikmati pemandangan yang sangat saying untuk dilewatkan”&ldq

  • May i Love you?   Makan Siang

    Waktu yang di tunggupun datang, Tiara tidak sabar menunggu Bastian keluar dari ruangannya. Bahkan dari tadi Tiara tak henti hentinya melihat kearah jam dinding. Menunggu jam makan siang datang, dan entah kenapa rasanya sangat lama sekali.Tak lama kemudian Bastian keluar dari ruangannya dengan wajah kusut. Tiara tak ambil pusing dan langsung mengajak Bastian untuk makan siang. Tapi dia memberi tahu Bastian untuk menunggu di lobi beberapa saat sebelum keluar dari Gedung kantor.“Pak, mari pak kita makan siang bersama”“Baik Tiara mari kita turun sekarang”“Mohon maaf sebelumnya pak, saya minta tolong nanti kita menunggu di lobi sebentar”“Memangnya ada apa

  • May i Love you?   Sembunyi Darinya

    Senin pagi yang cerah, menyambut Tiara. Hari ini, Tiara berniat berterima kasih pada Bastian karena sudah membantunya menjelaskan semuanya pada Nathan dan Kenzo. Karena bantuan Bastian dia tidak harus mendengar ocehan Nathan dan Kenzo.Tapi dia merasa bersalah pada Kenzo, karena Kenzo mendengar hal yang seharusnya dia dengar dari Tiara malah dia dengar dari orang lain. Jadi siang ini Tiara berniat mengajak Bastian dan Kenzo untuk makan bersama. Dia ingin meminta maaf pada Kenzo sekaligus berterima kasih pada Bastian.Dengan memakai setelan yang sederhana namun tetap sopan. Tiara berangkat menuju kantornya, dia memilih menggunakan angkutan umum. Sebenarnya pagi ini menerima pesan dari Nathan, bahwa Nathan ingin mengantarkannya ke kantor tapi Tiara menolak.Bukan tak beralasan, Tiara masih belum in

  • May i Love you?   Sudut pandang Kenzo

    Kenalin gue Kenzo Adera Putra, gue temen Tiara semenjak SMA. Kenapa gue bisa jadi temen Tiara? gue sendiri kurang paham. Dulu pertama kali ketemu Tiara gue merasa, dia itu sangat menarik dan berbeda dari cewek cewek lainnya.Kenapa gue bisa ketemu sama dia, waktu itu dia lagi mau pergi ke kantin. Dia pergi sama temen cowoknya, tapi temennya jailin dia sampe dia mau jatuh. Gue bantuin dia buat enggak jatuh, tapi dia cuma bilang makasih lalu pergi gitu aja.Di situ gue ngerasa dia beda, biasanya kalo anak cewek lain pasti lama lamain natap gue. Bukannya gue kepedean tapi itu kenyataaannya. Mulai dari situ gue minta kenalan sama dia, bukannya dia langsung mau kenalan sama gue. Apa coba yang di lakuin ke gue.“Hei, kamu tadi yang mau jatuh kan? Boleh kenalan gak? Kenalin nama gue Kenzo”

  • May i Love you?   Penjelasan

    Bastian dan Tiara baru sampai Kosan Tiara. Baru saja Tiara turun dari mobil Bastian, dia sudah di sambut oleh Kenzo dan Nathan. Mereka terlihat sangat marah, membuat Tiara ketakuan. Bastian melihat hal tersebut bergegas keluar dari mobil dan menghampiri Tiara.“Tiara mereka siapa?”Kemudian Tiara berbicara dengan berbisik pada Bastian.“Mereka yang aku bicarakan tadi, kamu hati – hati mereka itu ganas”Kenzo dan Nathan yang meliat hal tersebut menatap dengan tidak suka. Menurut mereka kedekatan Tiara dengan pria itu sangat tidak wajar. Dan dalam hati mereka, mereka sangat tidak suka melihat Tiara dekat dengan laki -laki lain selain mereka.“Tiara kamu berani se

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status