Resah dan gelisah, itu yang dirasakan oleh Karina saat memasuki halaman rumah susun. Sejak ia lahir, rumah susun inilah rumahnya. Terdengar suara bising dan keributan di setiap anak tangga yang dilaluinya. Kamarnya berada di lantai paling atas alias lantai lima. Nafasnya terengah-engah saat diantara lantai empat dan lima. "Aih, si cantik muncul, sini duduk dulu dengan Abang James."Tanpa menunggu persetujuan ataupun sautan dari Karina, tangannya ditarik untuk duduk dipangkuan Abang James. Karina lupa kalau di jam-jam seperti ini Abang James suka nongkrong dianak tangga antara lantai empat dan lima.Tangan Abang James sudah berada di dalam rok Karina, mengobrak-abrik semua yang ada di dalamnya, Karina berjuang mati-matian untuk tidak mengeluarkan suara desahan atau erangan karena Abang James akan bertambah senang dan tetangga bisa mendengar suaranya. Suara resleting ditarik kebawah terdengar oleh telinga Karina, matanya terpejam menikmati desakan benda kera
Last Updated : 2020-08-28 Read more