Waktu seolah berhenti, jalanan terasa makin panjang membuat Amora mengantuk di atas punggung Tristan. Ia sudah berusaha menahannya, namun mata itu semakin kurang aja minta menutup. Tristan tersenyum saat merasakan Amora menelungkupkan wajahnya pada punggungnya. "Kau tidur?" Tanya Tristan, dan tidak ada jawaban."Ck, dia menyusahkan saja." Tristan terus melangkan, ia sedikit membungkuk supaya Amora merasa nyaman.Setibanya di hotel, Gabriel masih menunggu di lobby hotel. Ia benar-benar mencemaskan Tuan nya. "Tuan," Gabriel mendekat begitu melihat Tristan. Ia ingin membantu."Berikan padaku, Tuan." "Aku saja, tidak masalah." Mereka berdua berjalan ke arah lift. Beberapa pasang mata pekerja hotel melihat ke arah mereka dan tentu merasa iri terhadapa gadis yang ada di punggung pria jangkung itu.Gabriel menekan lift dan mempersil
Last Updated : 2020-11-11 Read more