Home / All / Sky Seeker / Alien Astronot

Share

Alien Astronot

Author: Handi Yawan
last update publish date: 2020-11-04 13:11:11

" ... hanya tuhan yang tahu kenapa yang selamat hanya diriku?

Aku menyaksikan sendiri ketika diantar melihat kuburan teman-temanku yang berada tidak jauh dari reruntuhan kapal.
Ketika aku sudah kuat duduk, aku mulai menghitung kerusakan pesawat
Badan pesawat hancur dan tercecer sepanjang 5 km.
Busai terakhir adalah seperempat badan pesawat dan kabin pilot masih tertinggal padanya.

Sejak itu aku mulai membiasakan diri dan bergaul dengan para penolongku.
Rongsokan pesawat ini sekarang menjadi rumahku."
 
Kirani terus baca halaman-halaman diary dengan keingintahuan semakin besar.

"Berbulan-bulan tinggal bersama mereka, sekarang aku sudah bisa bicara dengan bahasa mereka.
Aku sampai pada kesimpulan bahwa planet Saturnus ini keadaannya sama dengan di bumi.
Hapus sudah keyakinanku bahwa kehidupan hanya ada di bumi!
Bahkan hampir setiap malam aku menghabiskan waktu bersama Magadorran mengeliling api unggun sambil menyantap bakaran hasil buruan mereka tadi siang.
Mereka memperlakukan aku sebagai seorang Dewa yang turun dari langit.
 
Setelah ada waktu, aku mulai mengoreksi konsep konstruksi pesawat luar angkasa columbus.
Kuncinya ada pada magnetisme setiap planet. Magnetisme ini membuat planet berotasi dan memproduksi atmosfir.
Pesawat untuk penerbangan luar angkasa harus cocok dengan kondisi magnetisme planetnya.
hal ini pulalah yang telah merubah total cara pandang sebuah planet dan bagaimana membangun sebuah pesawat luar angkasa.
Dari barang-barang sisa di bangkai pesawat, aku bekerja mengevaluasi konsep konstruksi columbus di dalam bangkai colombus yang beberapa ruangan masih menyimpan batre sehingga ada untuk penerangan.
 
Sebagai balas jasa, aku mengajarkan teknologi sederhana kepada para penolongku yang ternyata warga dari sebuah kerajaan besar yang bernama Magadorr sesuai mayoritas penduduknya dari tanah Magor.
Aku mengajarkan Magadorran membuat teknologi mesin uap pada pedati. Pedati diubah menjadi sebuah mobil sederhana.
 
Tetapi akhirnya aku melihat sisi buruk dari mereka
Mereka haus perang dan kusesali telah mengajarkan teknologi kepada mereka yang ternyata dipakai oleh mereka untuk memerangi suku-suku bangsa lain
Pada saat mengajarkan seseorang mengendarai mobil dan disoraki oleh yang lain, yang mengejar-ngejar dari belakang, Raja Magadorr turut menonton langsung bersama para pejabat kerajaannya.
Pada waktu itu juga aku sedang memperbaiki alat komunikasi dan berusaha terhubung dengan bumi.
Usahaku tidak sia-sia, akhirnya tim evakuasi menemukanku.
Pesawat tim telah belajar dari kejatuhan columbus di planet ini sehingga bisa mendarat dan menjemputku.
Supaya tidak terjadi konfrontasi dengan mereka, aku berpamitan baik-baik dan menjanjikan akan kembali kepada mereka.
Tetapi mereka tidak percaya padaku dan menghalang-halangi rencana kepergianku.
Tepat pada hari penjemputan, aku berhasil mengelabui mereka dan berhasil kabur.
Ketika orang yang telah kuajari mulai mengajarkan kepada yang lain mengendarai mobil.
Raja Magadorr dan para pejabat kerajaannya menjadi lengah.
Pada saat itulah Aku berhasil menyelinap pergi.
 
Kembali ke bumi, aku bersama para insinyur DepPAN memperbaiki konstruksi pesawat luar angkasa agar bisa ulang alik Bumi- Saturnus secara wajar.
Semua pengetahuanku kukerjakan di pabrik yang memproduksi pesawat-pesawat proyek columbus, bekerja bersama para insinyur lainnya.
Tetapi untuk kedua kalinya aku harus kecewa menghadapi keserakahan manusia.
DepPAN dan Dewan Keamanan PBB menutup-nutupi ke publik bahwa ada manusia di Saturnus.
Alasan bahwa bila disampaikan ke publik akan menimbulkan polemik baru dan akhirnya orang tidak mau migrasi ke planet Saturnus, aku bisa memahaminya. Tetapi aku curiga ada hal lain yang mereka tutupi. Cuma Aku tidak tahu persis apa itu?
Kecurigaanku pada energi Bornorium. Energi ini sudah menipis dikuras di Bumi untuk proyek columbus, sedangkan di Saturnus tentu saja melimpah. Tetapi aku tidak punya bukti dugaan ke arah itu.
Aku sempat protes dan menuntut penjelasan, tetapi akhirnya malah aku sendiri diasingkan!
Terakhir aku bekerja di sana, menyempatkan melihat teman-temanku bekerja di pabrik dari balik kaca jendela. Hal ini sangat menyedihkan bagiku, karena itu duniaku.
Sejak itu aku menjadi tahanan rumah dan hidupku terancam bila aku membocorkan semua ini ke publik. Aku bisa lihat setiap memandang ke luar jendela rumah, aku melihat beberapa orang mengawasi rumahku.
Semua kekecewaanku hanya bisa kutuangkan semua ini ke dalam diary ini."
 
Akhirnya Kirani menyelesaikan baca halaman terakhir lalu menutup Diary dan memegang erat-erat karena barang ini ternyata sangat berharga!
Sekarang semua sudah jelas bagi Kirani. Jake dalam bahaya karena terbukti orang-orang Magadorr adalah agressor dan Kapten Rikwanto sendiri menyesal telah memberikan bantuan kepada mereka.

Sekarang aku tahu kemana harus mencari Jake!
Bisa jadi Jake rencananya pergi ke Kerajaan Magadorr, tetapi firasatku mengatakan, Jake pergi ke tempat di mana pesawat pionir columbus jatuh, gumam Kirani.
Banyak alasan deh aku menduga ke sana, tetapi memang itu satu-satunya yang masuk akal.
Tapi yang paling penting sekarang aku harus sembunyikan dulu diary ini di tempat aman.

Kirani turun dari ranjang lalu membenahi semua barang-barangnya.
Aku tidak bisa mengandalkan Lembaga dan PBB yang telah menyia-nyiakan Kapten Rikwanto, bahkan mungkin akan memperlakukan sama kepada Jake. Hanya aku yang bisa diandalkan oleh Jake, pikir Kirani.

Ia menjentikkan jarinya, Trek! Aku tahu harus minta bantuan kepada siapa untuk bisa pergi ke tempat itu!
Lalu Ia bergegas menyalakan komputer yang selalu standby.
Tidak butuh waktu lama, Kirani sudah tersambung dengan Mattew.
Wajah Mattew telah muncul di layar.

"Ran, ada apa?" tanya Mattew, "Aku belum punya kabar soal Jake."
"Bukan itu maksudku menghubungimu," sela Kirani. "Tapi ada hal yang lebih penting!"
"Apa itu?" tanya Mattew, "apa yang bisa kubantu, Ran?"
"Jangan di sini." Cegah Rani. "Sekarang juga Kita ketemuan di guest house!" []

Beberapa saat kemudian Rani berhasil memaksa Mattew menemuinya di café guest house.
Mattew datang mengenakan seragam tantara, tetapi tanpa membawa senjata satupun.
Mereka sudah duduk di sebuah meja dan ada dua cangkir kopi telah dipesan.
"Ran, maafkan aku," sesal Mattew. Ia mengira datang kemari akan disalahkan oleh Kirani.
Rani diam saja.

"Ini minggu ketiga semenjak Jake hilang. Tapi aku belum mendapatkan kabar apapun, bahkan dari Batalyon sendiri juga sama. Suer, Ran Aku akui yang memulai bikin kekacauan ini Maaf."
Hati Rani menjadi luluh dan sebenarnya telah lama sadar ini semua di luar kuasa siapapun.
"Gak apa-apa..." Ucap Kirani. "Ini bukan salah siapa-siapa. Ini eksiden. Lagi pula aku memintamu datang ke mari bukan untuk membicarakan soal itu." Ujar Rani.
"Oh ya, trus apa dong?" Selidik Mattew. "Kayaknya serius banget ...?"
Rani memberi isyarat agar Mattew datang lebih dekat. Lalu Ia bicara bisik-bisik ke telinga Mattew.

Kirani belum selesai bicara, Mattew sudah bereaksi terkejut !
"Apa!?" Seru Matt. Tapi buru-buru Mattew menurunkan volume suaranya dan bersikap biasa sambil tengok kiri kanan. Kuatir orang lain curiga dengan kelakuannya.

"Tapi ini MUSTAHIL!" Ujar Mattew sambil membuka buku-buku jari kedua tanganya sambil mengangkat bahu.

"Baiklah kalau kau tidak mau menolong Aku dan Jake!"
Pelan-pelan Rani berdiri hendak meninggalkan Mattew. "Tapi tetap akan kulakukan walaupun tanpa bantuanmu!"
"Eit, tunggu, tunggu!" Cegah Matt.
Rani menunda langkahnya tanpa menengok.
Namun demikian Mattew sempat mengeluh. "Ahh kamu tidak memberikan aku pilihan!"
Tampak Mattew dalam keadaan dilematis. Tapi akhirnya, "baiklah!" Ujar Matt menyanggupi walaupun merasa berat.
Mendengar hal itu air muka Rani berubah menjadi gembira. []

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Sky Seeker   Jake Menjadi Gladiator

    AUUUUMM!Harimau monster mengaum kembali mempertonton kekuatan dan sepasang taringnya. Surai pada leher bagian atasnya telah berdiri tegak.Tetapi auman-auman Harimau tidak membuat nyali para gladiator ciut. Sebaliknya mereka menyongsong monster yang dilepas masuk arena ini.Para Gladiator berlari menerjang ke depan sambil berteriak dan mengacung-acungkan senjatanya. Sorak sorai semakin riuh menyemangati para gladiator yang bertarung di medan laga.Tampak sekali Harimau raksasa ini keder melihat banyak orang dan bersorak sorai di sekelilingnya.Para Gladiator telah mengacung-acungkan senjata ke arah Sang Harimau.Salah seorang yang berkulit gelap melempar lembing sekuat tenaga.CRAP!Lemparan lembingnya tepat menancap pada paha kanan Si Raja hutan.AUGRRRR!Kali ini bukan raungan menantang yang keluar dari mulut monster harimau itu, tetapi sebuah lolongan kesakitan.Sebuah

  • Sky Seeker   Pameran Kekuatan Kerajaan

    Satu buah kereta itu besarnya bisa dibandingkan dengan enam buah bis yang disatukan. Tiga perempat badannya merupakan bak air. Sedangkan pada bagian tungku pembakaran digunakan batubara.Uap putih dihembuskan dari hasil pelepasan uap dari tungku air melalui sebuah cerobong yang berfungsi sebagai terompet pula sehingga menimbulkan suara lenguhan yang nyaring.TUUUUUUT .!Asap putih bercampur dengan asap hitam berjelaga dari pembuangan batubara yang menjadi bahan bakar kereta-kereta.Sungguh dahsyat sekali mesin-mesin perang ini dan akan membuat musuh manapun gentar melihatnya. Kereta-kereta perang ini sudah seperti monster yang ganas dan siap melibas musuh-musuhnya yang akan lari tunggang langgang melihat kereta-kereta perang yang dimiliki tantara kerajaan.Hm, rupanya semua ini warisan kolonel astronot Rikwanto yang telah dikembangkan oleh mereka dengan baik, pikir Jake.Di belakang barisan tank Magadorr ini ada be

  • Sky Seeker   Nubuat Seorang Avatar

    Jake melihat ke angkasa.Tetapi sia-sia saja. Langit terlalu terang oleh kemilau Auora.Sementara itu Putri Malikan berdiri saling berpegangan tangan dengan Kirani yang rupanya mereka cepat akrab.Para Panglima pun telah berada di atas panggung dan mereka semua berdiri, kecuali Burila Durr yang duduk pada sebuah kursi megah.Berbagai aneka hidangan, buah-buahan dan perabotan yang berkilau memenuhi meja yang dihiasi dengan kain berwarna merah. Tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuhnya, rupanya itu merupakan bagian dari sesajen.Jake turut naik panggung sehingga tahu peralatan itu dibuat dari emas. Tetapi Ia tidak berkesempatan mendekati Kirani karena canggung terlalu banyak orang.Lalu Jake menyapa Kirani melalui komunikasi jarak jauh pada helmnya."Ran, kayaknya malam ini ada transit planet sejajar dengan Saturnus?" Ucap Jake.Burila Durr bersama orang-orang lain menengok kearah Jake

  • Sky Seeker   Mantra Para Dewa

    "Luas wilayah Magadorr hanya titik dalam bola ini." Tunjuk Jake. "Bila Anda pergi lurus ke arah matahari terbit atau sebaliknya, maka Anda akan datang dari tempat sebaliknya. Karena sesungguhnya dunia berbentuk bulat seperti batu ini."Penjelasan sederhana seperti ini membuat Budun Daut tercengang. Ia tidak berkata- kata tapi air mukanya tampak jelas sedang berpikir dan mencerna apa yang tadi dikatakan oleh Jake."Apakah itu berarti matahari di langit pun berjalan seperti itu?" Tanyanya."Bukan begitu." Sela Jake. "Begini." Kata Jake sambil meraih batu di atas meja kemudian meletakan di samping tangan Budun Daut yang memegang batu."Anggap batu di tanganku adalah Matahari yang sebenarnya jauh lebih besar daripada dunia dan anggap ini adalah matahari." Ujar Jake sambil menunjukan batu sebesar bola kaki itu yang Ia pegang."Dunia ini berputar pada porosnya sehingga terjadi siang dan malam." Papar Jake sambil memutar tangan kanan Budun daut dengan tangan k

  • Sky Seeker   Di Perpustakaan Kerajaan

    Selepas senja kala berlalu Jake dan Kirani diundang makan malam oleh Burila Durr.Pada kesempatan itu Burila Durr memperkenalkan adik perempuannya yang bernama Malikan.Putri Malikan seorang wanita yang sangat cantik mempesona. Bentuk tubuhnya bagus seperti Kirani. Bedanya bila Kirani ada tomboynya, tetapi Malikan sangat anggun. Setiap gerak gerik Putri Malikan mencerminkan seorang wanita bangsawan sejati.Budun Daut dan seorang Panglima kerajaan juga turut bersama mereka dalam perjamuan ini. Pangeran Burila Durr memperkenalkan pria itu bernama Soraloga.Panglima Soraloga tidak banyak bicara dan bersahaja, tetapi sorot matanya tajam. Berbanding terbalik dengan Putri Malikan yang ternyata sangat ramah dan menyambut hangat kepada Kirani.Tetapi dalam pandangan Kirani, wajah Putri Malikan menyembunyikan kesedihan. Tetapi tentu saja Kirani tidak berani lancang bertanya.Dalam kesempatan perjamuan ini Burila Durr menyampaikan ajakan kepada J

  • Sky Seeker   Tawanan Istimewa

    Iring-iringan berkuda, berkereta-kuda dan berjalan kaki kali ini sekarang melewati ladang pertanian.Ini adalah wilayah Kota Mugor, Ibu Kota Magadorr, Ujar Budun Daut. Sebentar lagi kita sampai.Selama ini perjalanan rombongan dilakukan secara marathon.Di beberapa kota kadipaten kerajaan Magadorr, rombongan berganti kuda-kuda, kereta-kereta dan logistik, sehingga bisa tiba di ibu kota dengan relatif singkat.Hamparan tanaman gandum yang mulai menguning keemasan mengisi dataran sejauh mata memandang.Beberapa buah lumbung terlihat berada tidak jauh dari rumah-rumah penduduk.Para petani menghentikan sejenak pekerjaannya untuk memberi hormat kepada pembesar-pembesar yang berada dalam rombongan.Dari tempat ini Jake dan Kirani telah melihat komplek bangunan yang berada jauh di punggung sebuah gunung.Akhirnya hamparan ladang gandum kini mulai diganti oleh deretan rumah-rumah penduduk.Rupanya rombongan telah memasuki kota Mugor, Ib

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status