Life is Lemon
“Aku menyesal, mas” ujar Hana sambil terisak dalam dekapan hangat dada Aditya. Aditya sungguh tak tega melihat wanita yang ia cintai itu menangis terisak dan tersedu-sedu, menyesali karena telah memilih dan mencintai orang yang salah.
“Hanaku, adindaku. Kamu jangan khawatir, mas akan selalu disini nemenin kamu berjuang buat lepas dari Rama” Aditya mengelus kepala Hana dengan lembut. Membuat Hana merasa sedikit aman.
“Mas, aku trauma jatuh cinta. Aku ingin lepas dari Rama. Bawa aku pergi dari sini, mas”
“Doakan mas, supaya bisa selalu jagain kamu ya, adindaku”
Hana Amalia Lestari, seorang gadis 24 tahun yang tinggal di Jepang. Ia sedari awal memang selalu apatis terhadap cinta. Namun, pertemuannya dengan mahasiswa S2 bernama Rama Dwi Atmojo berhasil meruntuhkan dinding tebal hatinya. Hana jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Rama, laki-laki yang kemudian menjadi suaminya. Hana jatuh cinta terlalu dalam dengan segala ekspektasi tinggi bahwa Rama adalah imam yang baik untuknya. Tetapi kenyataan malah membuat Hana menjadi tersiksa lahir dan batin. Rama ternyata bukanlah sosok “malaikat baik”. Justru sebaliknya Rama adalah orang yang kasar dan pemarah, dan ternyata ia juga menyelingkuhi Hana.
Menyadari hal itu membuat Hana pun akhirnya tergoda untuk mencari “kenyamanan” dari laki-laki lain. Ia bertemu laki-laki bernama Aditya Sang Langit Biru melalui aplikasi pencari jodoh. Hana dan Aditya merasa nyaman satu sama lain. Hana berpikir untuk bercerai dari Rama, namun Rama enggan untuk menceraikan Hana dan terus menyiksa Hana.
Apakah Aditya Sang Langit Biru adalah “sang langit biru” yang Hana harapkan?