author-banner
Wullan Sucii
Author

Novels by Wullan Sucii

Ibuku Korban Cintaku

Ibuku Korban Cintaku

Aii gadis 26 tahun yang kehidupannya porak poranda setelah suaminya dipenjara. Suaminya dipenjara bukan kaerana kasus kriminal atau pembunuhan kasusnya lebih mengerikan yaitu pemerkosaan. Pemerkosaan yang korbannya adalah ibunya sendiri
Read
Chapter: Ibu pulang
Keesokannya aku bangun tidur keluar dari kamar menuju ke kamar mandi mencuci muka. Kulihat ada bi inah sedang menyiapkan sarapan. "ini sarapannya non, ko non belum siap siap apa ngga ke kantor non.""ngga bi saya agak pusing." kuhabiskan nasi goreng buatan bi inah, rasanya hampir sama dengan buatan ibu, aku jadi kangen sama dia.Setelah menghabiskan makanan aku berjalan menuju halaman belakang. Aku duduk dibawah pohon mangga, terlihat rumah bagian belakangku, begitu banyak kenangan disini, ibu yang sudah 25 tahun merawatku disini sedang sakit, jiwa nya terguncang akibat perbuatan manusia yang sifatnya jahat melebihi setan.Aku sangat merindukannya.Ibu aku akan
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Suamiku akan bebas
aku sangat terkejut bagaimana bisa dia akan bebas sedangkan dia dijatuhi hukuman maximal 15 tahun penjara."keluarga dari saudara dodit menemukan fakta baru, telah ditemukan sebuah kamera tersembunyi di tempat kejadian peristiwa ibumu. dari kamera tersebut kita bisa tau bahwa dodit tidak andil dalam pemerkosaan itu, justru dia menjadi korban kekerasan dari ketiga pelaku itu." jelas pa firman yang sedikit mengagetkanku"untuk lebih jelasnya kamu bisa liat rekeman ini." pa firman mengarahkan layar laptopnya ke hadapanku. vidio yang menampilkan ibu disekap disebuah ruangan. ibu duduk disebuah kursi kayu, kaki dan tangannya terikat mulutnya ditutup sebuah kain yang mellingkar ke kepalanya. Disampingnya terdapat lemari yang sudah sangat usang.
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Divilla bersama willyam
1 bulan berlalu, aku sudah bisa beradaptasi di tempat kerjaku. Begitu juga hubunganku dengan willyam yang semakin hari semakin intens.Hari itu tepatnya saat istirahat willyam menghampiriku dikantin. Dia membawa piring makanannya dan duduk disampingku."Hari sabtu aku ada meeting di bandung 3 hari kamu ikut aku ya?.""Sama bu indah kan?." Bu indah itu sekertarisnya willyam."Yaa.""Kita berangkat jam berapa ya pak.""Sorean aja."Agak aneh sih, pemberitahuan meeting kok mendadak.
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Aku harus bangkit
Masih dalam keadaan sadar, aku memesan satu botol minuman memabukan, minuman yang baru saja ku kenal, aku fikir satu botol itu cukup untuk menghilangkan rasa sesak di dada, tapi aku salah. Ternyata dari sinilah masalah terbesar dihidupku dimulai.Pukul 10 pagi aku masih belum sadar, mungkin karena terlalu banyak menenggak minuman haram itu.Aku terbangun saat merasakan tubuhku diguncang kuat kuat. Kudengar samar samar suara perempuan menangis. Pelan pelan kubuka mataku."Asstaghfirulloh Gina, kapan kamu datang." Dia masih menangis."Kaka ini apa apaan, kondisi ibu sakit separah itu tapi kaka tidak memberitahuku. Kemarin sore aku bertemu ka sarah dikafe.awalnya aku tidak tau, Dia menanyakan keadaan ibu.
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Sakit ibu
Pukul 8 pagi kuputuskan untuk membawa ibu ke Rumah Sakit jiwa sesuai anjuran dokter, tentunya ditemani dodit."Dodit maafkan aku harusnya hari ini adalah hari bahagia kita. Tapi aku sudah menyusahkan kamu saja.""Tak apa ayy, ibu kamu juga berarti ibu aku. Aku minta apa pun yang akan terjadi nanti kamu harus bisa menerimanya ya. Aku ingin kamu bisa bersikap lebih dewasa."Aku sedikit bingung dengan perkataan dodit."Sudah sampai ayo kita turun."Ibu masih belum sadar karena pengaruh obat penenang. Ibu diperiksa dan lagi lagi ibu mengamuk hilang kendali. Hatiku sangat hancur melihat ibu seperti itu.
Last Updated: 2020-10-25
Chapter: Pernikahan
Kriiiiiiiing ... telfon rumah berbunyi."Hallo assalamualikum Aini, ini umi Amira, Oh iya ibu dengar kamu semalem dilamar sama Dodit ya, Selamat ya Ayy.""Waalaikumsalam umi, iya mi alhamdulillah itu waktu yang sangat aku tunggu tungu mi. Dodit udah cerita ya sama umi, dodit ngomong apa aja mi. Aku jadi malu sama umi.""Iya syukur insyaalloh nanti dalam waktu deket umi ingin berkunjung ke rumahmu bersama abi. Oh iya semalem umi liat di fb nya dodit. Dodit sendiri belum cerita. Umi malah mau nanya sekarang Dodit sedang bersamamu atau tidak ayy.""Ya alloh jadi dodit belum pulang dari semalem. Kemana ya mii. Ibuku juga belum pulang, semalem ibu pulang bareng dodit mi... gimana ini mi aku
Last Updated: 2020-10-25
Ibuku Korban Cintaku

Ibuku Korban Cintaku

Aini gadis 26 tahun yang kehidupannya porak poranda setelah suaminya dipenjara, suaminya dipenjara bukan karena kasus pembunuhan atau kejahatan kriminal. Kasusnya lebih parah dari pembunuhan, yaitu pemerkosaan. Pemerkosaan yang korbannya adalah ibunya sendiri. Sayangnya ia mengetahui itu semua setelah dia menikah. Dia merasa beban yang dialami begitu berar sehingga di memilih untuk lari dari kenyataan.
Read
Chapter: Hari pernikahan
Kriiiiiiiing ... telfon rumah berbunyi."Hallo assalamualikum Aini, ini umi Amira, Oh iya ibu dengar kamu semalem dilamar sama Dodit ya, Selamat ya Ayy.""Waalaikumsalam umi, iya mi alhamdulillah itu waktu yang sangat aku tunggu tungu mi. Dodit udah cerita ya sama umi, dodit ngomong apa aja mi. Aku jadi malu sama umi.""Iya syukur insyaalloh nanti dalam waktu deket umi ingin berkunjung ke rumahmu bersama abi. Oh iya semalem umi liat di fb nya dodit. Dodit sendiri belum cerita. Umi malah mau nanya sekarang Dodit sedang bersamamu atau tidak ayy.""Ya alloh jadi dodit belum pulang dari semalem. Kemana ya mii. Ibuku juga belum pulang, semalem ibu pulang bareng dodit mi... gimana ini mi aku
Last Updated: 2020-10-22
Chapter: Masa Lalu
Pa Firman, bukankah kasus ibu sudah selesai, tapi kenapa dia menelfonku sepagi ini."Hallo... Aini ?? Apa kamu bisa ke kantor ku hari ini ?""Hari ini iya bisa pa, memangnya ada apa ya? Bukannya kasus ibu sudah selesai""Maaf aini saya tidak bisa bicara lewat telefon, kalau bisa nanti kamu temui aku dikantor . Ada hal penting yang harus dibicarakan""Oke pa nanti saya ke kantor bapa jam 11 ya.""Iya, saya tunggu."Telfon ditutup. Tapi aku masih penasaran bukankah ke empat tersangka sudah dipenjarakan.
Last Updated: 2020-10-22
Chapter: Aku yang malang
jam sudah berlalu tapi aku masih dikamar ini. Willyam teman sekaligus tempat mencurahkan segala kéresahan hati ini sudah lebih dulu meninggalkanku. Tentunya dia pergi dengan senang hati setelah hampir semalaman memadu kasih terlarang denganku.Ya aku adalah Aini perempuan 26 tahun yang kehidupannya porak poranda setelah suamiku dipenjara. Suamiku dipenjara bukan karena kasus kriminal atau pembunuhan. Kasusnya lebih mengerikan dari kasus pembunuhan . Pemerkosaan, pemerkosaan yang korbannya adalah ibuku sendiri, sungguh aku tak mengerti akan kehidupanku sendiri .Aku lebih memilih lari dari kenyataan. Setiap hari kugunakan hanya untuk kepuasan diri sendiri.Itulah yang menyebankan Ibuku sakit jiwa. Dia dirawat di salah satu rumah saki
Last Updated: 2020-10-22
Pelet Darah Haid

Pelet Darah Haid

Ajeng Anak manusia yang bersekutu dengan jin demi membalas sakit hati yang dia rasakan. Sampai korban nyawa berjatuhan. perjanjian yang sudah dibuat tidak bisa dihentikan begitu saja.
Read
Chapter: Gantung diri
"Bibi aku mau kerumah temen dulu ya bi" ajeng berpamitan lalu mencium tangan bibinya yang sudah dia anggap seperti ibunya sendiri.Ira terlihat bahagia karena ajeng sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, selama ini dia hanya diam saja dirumah, hal itu membuat dirinya takut kalau ajeng tidak betah tinggal bersamanya.Setelah mengantarnya keluar Ira masuk keruang tamu dan duduk lagi bersama suaminya Suryo.Tok tok tok"Assalamualaikum.""Ahh baru saja duduk sudah harus bangkit lagi." decak ira dengan kesal tapi dengan cepat suryo menyentil hidungnya yang mancung, dengan begitu wajah kesalnya menghilang."Walaikumsalam." Ira membuka pintu dan yang pertama kali dilihatnya adalah susi."Silahkan masuk bapa bapa." Ira membuka pintu lebih lebar lalu mereka semua masu
Last Updated: 2020-11-15
Chapter: Kerasukan makhluk penghisap darah
Sumi masih terisak, dia tidak rela anak satu satunya meninggal dengan keadaan tidak wajar. Dalam hatinya dia berniat untuk pergi ke dukun. Tak lupa dia juga mengajak meli siapa tau dia punya informasi yang bisa membantu sang dukun.Ki danang menjadi salah satu tujuan untuk mengorek informasi tentang kematian anaknya fania. Ki danang memang tinggal sekampung dengan sumi tapi jarak rumahnya dengan warga yang lain sangat jauh.Ki danang menetap dirumah sederhana jaraknya tak jauh dari tempat pemakaman tua. Pemakaman orang orang jaman dahulu yang pernah menjadi tempat bertemunya ajeng dan temannya jin penghisap darah."Apa budhe yakin mau ke orang pintar." Sumi dan meli berjalan dijalan setapak yang dipenuhi lumpur."Bude sangat yakin mel. Budhe merasa ada yang janggal dengan kematian fania. Apalagi kamu bilang 2 temanmu juga mengalami hal yang sama seperti fania."
Last Updated: 2020-11-02
Chapter: Teka teki baru
Sebenarnya ajeng merasa ada yang aneh dengan tubuhnya. Darahnya berdesir hangat dia tidak mampu menolak setiap tindakan yang dilakukan rama.Ajeng membuka matanya dia melihat jam sudah menunjukan pukul 4 sore dia harus pulang takut bibinya mencarinya. tapi dia enggan untuk beranjak dari ranjang milik rama.Tanpa malu malu ajeng memeluk rama yang masih tertidur, perlahan matanya terbuka."Rama kamu benar benar menyayangiku kan?""iya ajeng sayang.""aku mau tanya, tapi kamu harus jawab jujur.""tanya aja.""kamu udah pernah lakuin ini ya sama wulan?""ahhh belum jeng. ini pertama kalinya aku lakuin sama kamu. Entah kenapa aku ngga bisa nahan diri kalau lagi bareng sama kamu. Kamu itu beda sama anak anak lain. Dari sekian banyaknya cewe
Last Updated: 2020-11-02
Chapter: Korban Pertama
Bi inah pergi dari dapur dengan cepat ajeng menuangkan sedikit demi sedikit darah haid miliknya ke dalam cangkir lalu ditambahkan gula dan kopi hitam. Diam diam ajeng membuat 50 cangkir kopi hitam bercampur darah miliknya.Senyumnya menyeringai penuh kemenangan "hahaha ajal telah mengintai kalian semua.""gimana jeng, sirup yang tadi sore kemana?" tanya bi ira yang tiba tiba muncul."ehh engga tau bi, kayanya tadi sore masih ada dikantong plastik deh." ajeng menyudahi aktifitas mengaduk kopinya."Terus kamu bikin apa itu? masa kopi jeng minumnya?""aku juga ngga tau bi, didapur adanya gula sama kopi ya udah aku bikin aja." ucap ajeng sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu."ngga papa ko tante, acaranya pasti sampe larut malem, minum kopi cocok buat mata melek, lagian kopi buatan ajeng
Last Updated: 2020-10-31
Chapter: Ajal Telah Mengintai
Kebetulan haid yang ditunggu telah datang, tamunya itu memang biasa datang ditanggal muda. Sekarang hatinya sudah sangat yakin ingin melakukan ritual itu, ritual pelet darah haid. Karena hanya Dengan cara ini dia bisa membalaskan sakit hati yang selama ini dia rasakan.Ajeng adalah anak baik yang selalu tersakiti. Sedikit perbuatan dan perkataan yang menggoreskan luka dihatinya bisa merubahnya menjadi manusia yang sangat kejam.Tidak ada lagi keraguan atau rasa takut dihatinya yang ada hanya rasa dendam yang berapi api. Sekarang juga akan dia balas orang orang yang sudah menyakitinya. Sebelumnya dia sudah pernah menggunakan darah haidnya untuk memelet seorang lelaki yang dia sukainya. Dan rencanya itu sukses besar membuatnya semakin yakin untuk melakukan ritual yang kedua ini yaitu ritul pelet darah haid untuk membunuh orang orang yang telah menyakitinya.Ajeng berdiri didepan cermin yang cu
Last Updated: 2020-10-30
Chapter: Pelecehan
Wulan memasuki mobil disusul oleh ajeng. wulan duduk didepan disamping Suryo yang mengemudikan mobil berwarna hitam itu. Dengan cepat mobil itu melaju membelah jalanan.Setibanya dikelas wulan langsung membagikan kartu kecil berwarna biru kepada teman temannya dibantu meli dan fenia."Semuanya harus datang ya temen temen, pokonya acaranya meriah banget deh." ucep meli didampingi fania sedangkan wulan berjalan mendekati rama."sayang nanti kamu temenin aku terus ya. Aku udah siapin baju cauple buat kita.Rama hanya mendehem tidak memperdulikan wulan yang bergelantung manja dipundaknya....."kalian udah tau kan apa yang musti dilakukan nanti siang." bisik wulan kepada dua orang temannya."beres bos." jawab meli dan fania serentak lalu ketiganya tertawa bersamaan.Pukul 1 lebih 15 menit anak anak berhamb
Last Updated: 2020-10-29
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status